BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 23 NOVEMBER 2025 • 21:10 WIB

Bank Indonesia Tegaskan Informasi Redenominasi Rupiah adalah Hoaks

Bank Indonesia Tegaskan Informasi Redenominasi Rupiah adalah HoaksBank Indonesia Tegaskan Informasi Redenominasi Rupiah adalah Hoaks

Bank Indonesia (BI) dengan tegas membantah beredarnya informasi tentang uang kertas baru hasil redenominasi yang ramai di media sosial. BI mengklarifikasi bahwa informasi tersebut tidak berdasar dan termasuk dalam kategori hoaks.

Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Anggota Mulai 2025, Ini Tuntutan Masyarakat

Dalam penjelasannya, BI menekankan bahwa saat ini fokus utama mereka adalah menjaga stabilitas ekonomi, bukan melaksanakan redenominasi rupiah.

Penjelasan dari Bank Indonesia

Melalui akun Instagram resmi @bank_indonesia pada Minggu (23/11/2025), BI menyatakan, "Setelah ramai soal wacana redenominasi rupiah, muncul berbagai video yang menyatakan BI telah mengeluarkan rupiah versi redenominasi dan akan diluncurkan pada tahun 2026 mendatang. Dapat dipastikan informasi dalam video tersebut adalah hoax."

BI menegaskan bahwa pelaksanaan redenominasi harus mempertimbangkan dengan cermat aspek stabilitas politik, ekonomi, dan sosial. "Pelaksanaan redenominasi tentunya harus dilakukan dengan mempertimbangkan stabilitas politik, ekonomi, sosial, serta persiapan teknis seperti hukum, logistik dan teknologi," tambah BI.

Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Mendengar Aspirasi dan Tuntutan

Proses Redenominasi yang Rumit

Bank Indonesia menjelaskan bahwa proses redenominasi adalah langkah yang kompleks dan tidak sederhana. "Informasi prosesnya pun harus dilakukan secara matang dengan koordinasi lintas lembaga untuk menghindari risiko atas hal-hal yang tidak diinginkan," jelas BI.

Masyarakat diingatkan untuk selalu memeriksa fakta dan validasi informasi melalui saluran resmi. BI menggarisbawahi pentingnya kewaspadaan sebelum menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

Kepentingan Stabilitas Ekonomi

Saat ini, Bank Indonesia lebih memprioritaskan upaya menjaga stabilitas perekonomian nasional. BI menilai bahwa langkah-langkah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi jauh lebih mendesak dan penting dibandingkan pelaksanaan redenominasi.

Dalam konteks ini, BI memperingatkan bahwa setiap informasi yang beredar di media sosial sebaiknya ditanggapi dengan kritis. Hal ini untuk menghindari kepanikan yang tidak perlu di masyarakat.

Baca juga: Desta Bagikan Tuntutan 17+8 Usai Hujatan Pemilu 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Bank Indonesia Tegaskan Informasi Redenominasi Rupiah adalah Hoaks

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!