BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 22 NOVEMBER 2025 • 20:18 WIB

Pendampingan Anak Berhadapan Hukum Pasca Ledakan di Masjid SMA Negeri 72 Jakarta Utara

Pendampingan Anak Berhadapan Hukum Pasca Ledakan di Masjid SMA Negeri 72 Jakarta UtaraPendampingan Anak Berhadapan Hukum Pasca Ledakan di Masjid SMA Negeri 72 Jakarta Utara

Kementerian Sosial Republik Indonesia memberikan bantuan pendampingan bagi anak berhadapan hukum (ABH) yang terlibat dalam insiden ledakan di Masjid SMA Negeri 72 Jakarta Utara.

Baca juga: Drama Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dan Pergerakan Tim Lain

Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan proses rehabilitasi sosial dan pemulihan trauma bagi pelaku kejadian yang terjadi pada 7 November 2025.

Bentuk Pendampingan Kemensos

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menyatakan bahwa pendampingan akan dilakukan bersama pihak kepolisian. "Salah satu peran Kemensos nanti mungkin pada masa-masa rehabilitasi," ujarnya saat memberikan keterangan di Tangerang pada 22 November 2025.

Rehabilitasi tersebut melibatkan kerjasama dengan lembaga yang berpengalaman dalam deradikalisasi serta layanan psikososial. "Tapi, tugas Kementerian Sosial, kita membantu untuk melakukan semacam proses rehabilitasi," tambahnya.

Baca juga: Kunto Aji : Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Diterima Seutuhnya

Reaksi Presiden dan Pihak Terkait

Gus Ipul, menjelaskan bahwa ia menantikan arahan dari Presiden Prabowo Subianto terkait pembentukan satuan tugas pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. "Pada dasarnya kita tahu Presiden memiliki atensi yang sungguh-sungguh terhadap kejadian kemarin itu," ungkapnya.

Insiden yang terjadi saat siswa dan guru menjalani Salat Jumat itu, mengakibatkan berbagai luka pada para korban yang hadir.

Tanggapan dan Tindak Lanjut dari Pemerintah

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menekankan pentingnya menyelesaikan kasus perundungan yang diduga menjadi pemicu ledakan tersebut. "Harus dicari akar masalahnya apa dan saya sudah perintahkan kepada Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan mengusut tuntas," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa pemulihan mental bagi siswa yang terdampak telah dimulai dengan bantuan tim psikolog dari Pemprov DKI dan instansi terkait. "Mereka semua turun berikan dukungan psikologis," tuturnya.

Baca juga: Pertemuan Presiden Prabowo dengan Serikat Pekerja: Membahas Aspirasi Buruh dan Kebijakan Ekonomi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pendampingan Anak Berhadapan Hukum Pasca Ledakan di Masjid SMA Negeri 72 Jakarta Utara

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!