Erick Thohir Resmi Akuisisi Oxford United: Menuju Era Baru dalam Manajemen Klub
Erick Thohir telah resmi mengambil alih seluruh saham klub sepak bola Oxford United, mengubah wajah manajerial klub yang kini terpuruk di peringkat ke-21 divisi Championship.
Baca juga: Desta Bagikan Tuntutan 17+8 Usai Hujatan Pemilu 2024
Rilis resmi menyebutkan bahwa akuisisi ini mencakup semua saham yang dimiliki oleh Oxford Investment Holdings Pte. Ltd., serta mengarah pada perubahan penting dalam struktur kepemilikan dan direktur klub.
Erick Thohir memperluas kepemilikan sahamnya di Oxford United dengan mengakuisisi seluruh saham yang sebelumnya dimiliki oleh Oxford Investment Holdings Pte. Ltd. Sebelumnya, Thohir dan Anindya Bakrie memegang 51 persen saham setelah investasi mereka pada tahun 2022.
Dengan langkah ini, mereka kini memiliki kendali penuh atas klub yang bermarkas di Stadion Kassam. Tujuan utama dari akuisisi ini adalah untuk membangun dan mengembangkan klub yang memiliki sejarah panjang di dunia sepak bola Inggris.
Baca juga: Kunto Aji : Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Diterima Seutuhnya
Akibat akuisisi, terjadi pergeseran dalam jajaran manajerial klub. Horst Geicke, yang menjabat sebagai Direktur Oxford United Football Club Limited, mengundurkan diri setelah pengumuman akuisisi.
Hal ini membuka peluang bagi manajemen baru yang diharapkan membawa perubahan positif. Fokus utama manajemen yang anyar adalah untuk meningkatkan performa tim di divisi Championship dan membangun strategi pengembangan pemain yang lebih baik.
Oxford United saat ini berada di posisi ke-21 dalam divisi Championship, usai promosi dari Liga Satu. Musim lalu, mereka berhasil menyelesaikan kompetisi di peringkat ke-17, namun kondisi tersebut menunjukkan bahwa masih ada ruang untuk perbaikan.
Klub ini menjadi rumah bagi dua pemain Timnas Indonesia, Ole Romeny dan Marselino Ferdinan. Ole saat ini memperkuat Oxford, sementara Marselino tengah dalam masa peminjaman di AS Trencin.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Baru untuk Talenta Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: