Rizky Nur Fadhilah Bukan Korban TPPO di Kamboja, KBRI Pastikan Kesehatannya
Pesepakbola asal Bandung, Rizky Nur Fadhilah, kini telah dipastikan bukan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Situasi Pulih
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh mengonfirmasi bahwa Rizky berada dalam kondisi sehat dan telah meminta bantuan untuk kembali ke Tanah Air.
Pada 10 November 2025, KBRI menerima laporan dari keluarga Rizky melalui hotline perlindungan WNI. Informasi awal mengenai keberadaan Rizky sangat minim, yang menyulitkan pihak KBRI dalam melakukan pencarian.
Setelah menjalin komunikasi dengan keluarganya, Rizky berhasil tiba di KBRI Phnom Penh secara mandiri pada pagi hari dan meminta bantuan untuk dipulangkan ke Indonesia.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Rizky awalnya mendapatkan tawaran untuk bermain sepak bola di Medan. Namun, tanpa diketahui alasannya, tawaran ini malah membawanya ke Kamboja.
Baca juga: Pertemuan Presiden Prabowo dengan Serikat Pekerja: Membahas Aspirasi Buruh dan Kebijakan Ekonomi
Setelah kedatangan Rizky, pihak KBRI Phnom Penh melakukan pendalaman lebih lanjut terhadap situasi yang dialaminya. Rizky mengaku mengetahui bahwa ia akan bekerja di Kamboja dari informasi yang diperolehnya melalui media sosial, tetapi tidak memberitahukan keluarganya.
Hasil wawancara lebih mendalam menunjukkan bahwa tidak ada kekerasan fisik yang menimpa Rizky saat berada di tempat sindikat penipuan daring di Sihanoukville. KBRI menegaskan bahwa Rizky tidak terindikasi sebagai korban perdagangan orang.
"RNF mendapatkan info lowongan pekerjaan via social media dan selama proses perekrutan tidak mendapatkan tekanan," jelas KBRI dalam keterangannya.
KBRI saat ini tengah mengurus dokumen perjalanan Rizky agar bisa segera kembali ke Indonesia. Ini dilakukan setelah memastikan bahwa kesehatan dan keselamatan Rizky tidak dalam bahaya.
Pihak KBRI juga berkoordinasi dengan instansi terkait di Kamboja untuk mempercepat proses kepulangan Rizky. Berbagai dukungan juga diterima dari beberapa pihak di Tanah Air yang menunjukkan perhatian terhadap kasus ini.
"Saat ini, KBRI Phnom Penh sedang mengurus dokumen perjalanan dan berkoordinasi dengan instansi terkait di Kamboja agar RNF dapat segera kembali ke Indonesia," ungkap KBRI.
Baca juga: Transfer Kiper Baru Jadi Sorotan Manchester United dan Manchester City
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: