BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 12 NOVEMBER 2025 • 10:34 WIB

Densus 88 Mengungkap Proses Perakitan Bom Pelaku Ledakan di SMA 72 Jakarta

Densus 88 Mengungkap Proses Perakitan Bom Pelaku Ledakan di SMA 72 JakartaDensus 88 Mengungkap Proses Perakitan Bom Pelaku Ledakan di SMA 72 Jakarta

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkapkan bahwa terduga pelaku ledakan di SMA 72 Jakarta belajar merakit bom melalui tutorial yang diakses di internet.

Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Mendengar Aspirasi dan Tuntutan

Proses perakitan dilakukan secara mandiri tanpa bantuan orang lain, menurut pernyataan resmi Juru Bicara Densus 88 Polri, AKBP Mayndra Eka Wardhana.

Proses Pembelajaran Terduga Pelaku

Menurut AKBP Mayndra Eka Wardhana, terduga pelaku mengakses berbagai tutorial tentang merakit bom melalui internet. Hal ini menunjukkan betapa mudahnya individu dapat menemukan informasi berbahaya di dunia maya.

Ia menambahkan bahwa efektivitas materi yang tersedia ini patut dicermati, mengingat keahlian merakit bom bisa dipelajari secara mandiri tanpa pendidikan formal.

Lebih lanjut, Eka tidak mengungkapkan rincian spesifik mengenai jenis peledak yang berhasil dirakit oleh pelaku. Ia menyarankan untuk mengonfirmasi informasi tersebut kepada Brimob Gegana atau Bidhumas Polda Metro Jaya.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Senne Lammens

Kunjungan ke Forum Daring

Sebelum melancarkan aksinya, terduga pelaku kerap mengunjungi komunitas daring, terutama di situs darknet. Komunitas ini biasanya memuat konten-konten berbahaya seperti video perang dan pembunuhan.

AKBP Eka menjelaskan bahwa pelaku terpapar tayangan yang menampilkan tindakan brutal dan kematian, yang bisa mempengaruhi pola pikirnya. Paparan informasi semacam ini berpotensi menumbuhkan perilaku ekstremis.

Dari penelusuran lebih lanjut, diketahui bahwa pelaku tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi yang berpotensi merangsang pola pikir radikal.

Ledakan di SMA 72 dan Implikasinya

Ledakan tersebut terjadi pada Jumat, 7 November, di area masjid SMA 72 Jakarta saat kegiatan salat Jumat berlangsung. Meskipun tragis, tidak ada korban jiwa, namun insiden ini mengakibatkan 96 orang terluka.

Densus 88 menyatakan bahwa terduga pelaku membawa tujuh peledak, di mana empat dari jumlah tersebut berhasil meledak di dua lokasi berbeda. Tiga peledak lainnya juga berhasil disita oleh petugas untuk penyelidikan lanjutan.

Insiden ini menunjukkan betapa seriusnya ancaman terorisme di Indonesia, di mana peningkatan modus operandi yang dilakukan oleh individu terduga radikal patut menjadi perhatian khusus bagi aparat penegak hukum.

Baca juga: Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke RS Polri: Memantau Korban Aksi Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Densus 88 Mengungkap Proses Perakitan Bom Pelaku Ledakan di SMA 72 Jakarta

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!