Warung Bakso Remaja Gading di Solo Dinyatakan Halal Setelah Pemeriksaan
Warung Bakso Remaja Gading di Solo, Jawa Tengah, kini telah dinyatakan halal setelah pemeriksaan laboratorium menemukan tidak adanya bahan non-halal.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Siap Tantang Alcaraz
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Solo, Wahyu Kristina, memastikan warung tersebut bisa beroperasi kembali setelah penutupan sementara.
Bakso Remaja Gading, yang berlokasi di Jalan Veteran, Kelurahan Joyosuran, Kecamatan Pasar Kliwon, ditutup oleh Satpol-PP Solo pada tanggal 3 November 2025. Penutupan ini disebabkan oleh dugaan penggunaan bahan non-halal dalam produk mereka.
Setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium yang dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan), hasilnya menunjukkan bahwa tidak ditemukan kandungan bahan non-halal. Hal ini memicu pembukaan kembali warung tersebut.
Baca juga: Status Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan
Meski hasil pemeriksaan menunjukkan produk bakso tersebut halal, Wahyu Kristina menekankan bahwa warung belum memiliki sertifikat halal resmi. Karena itu, Pemerintah Kota Solo berencana memberikan pendampingan terkait proses legalitas.
Wahyu menyatakan, "Tapi karena belum bersertifikat halal maupun kepengurusan legalitasnya belum, ini sekaligus ada pendampingan dari kami. Tim Kemenag untuk perolehan sertifikat halal." Ini menunjukkan dukungan pemerintah terhadap usaha lokal dalam mendapatkan sertifikasi.
Menanggapi dugaan penggunaan bahan non-halal, Thirthania Laura Damayanthie, anak pemilik warung, memberikan klarifikasi. Ia menegaskan, "Sebenarnya bakso kita itu halal. Tapi waktu Bapak saya diwawancarai (petugas), beliau bingung antara halal dan non-halal, jadi salah jawab."
Klarifikasi ini bertujuan untuk mengoreksi kesalahpahaman yang terjadi selama proses inspeksi. Thirthania menambahkan bahwa semua bahan yang digunakan adalah halal dan keluarganya merupakan Muslim yang taat.
Baca juga: Pertemuan Presiden Prabowo dengan Serikat Pekerja: Membahas Aspirasi Buruh dan Kebijakan Ekonomi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: