BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 21 OKTOBER 2025 • 13:31 WIB

Mikroplastik dalam Air Hujan: Ancaman yang Merangsek dari Jakarta ke Bodetabek

Mikroplastik dalam Air Hujan: Ancaman yang Merangsek dari Jakarta ke BodetabekMikroplastik dalam Air Hujan: Ancaman yang Merangsek dari Jakarta ke Bodetabek

Penelitian terbaru dari BRIN mengungkapkan bahwa mikroplastik kini terdeteksi dalam air hujan tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di wilayah sekitarnya seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Peneliti Muhammad Reza Cordova menjelaskan bahwa partikel mikroplastik ini dapat terbawa oleh udara dan angin, menimbulkan dampak serius bagi lingkungan.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia

Menurut Reza, pergerakan udara dan angin menyebabkan penyebaran mikroplastik hingga ratusan kilometer dari sumber pencemaran. Fenomena ini menjadi perhatian penting, mengingat Jabodetabek adalah ekoregion perkotaan yang padat aktivitas dan kompleks.

Penyebaran Mikroplastik ke Daerah Sekitar

Mikroplastik memiliki ukuran kecil dan ringan, memudahkan partikel ini terbawa angin dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Oleh karena itu, dampak pencemaran bukan hanya dirasakan di Jakarta, tetapi juga sampai ke daerah penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Fenomena ini dikenal dengan istilah atmospheric microplastic deposition, yang menggambarkan bagaimana polusi udara dari satu kota besar dapat berdampak jauh pada lingkungan sekitar. Penelitian menunjukkan bahwa sampel di Jakarta dapat mencerminkan tingkat mikroplastik yang sama di daerah sekitarnya.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Sumber Pencemaran Mikroplastik

Mikroplastik yang ditemukan dalam air hujan di Jakarta berasal dari degradasi limbah plastik yang tidak terkelola dengan baik yang kemudian menyebar melalui udara. Sumber partikel ini meliputi serat sintetis dari pakaian, sisa pembakaran limbah plastik, dan degradasi plastik di ruang terbuka.

Temuan penelitian menunjukkan bahwa mikroplastik terdeteksi berbentuk serat sintetis dan fragmen plastik kecil yang berasal dari polimer seperti poliester, nilon, dan polietilena. Rata-rata, sekitar 15 partikel mikroplastik ditemukan dalam setiap sampel air hujan yang diuji.

Langkah Pencegahan Terhadap Mikroplastik

Menghadapi masalah pencemaran mikroplastik, Reza menyarankan agar masyarakat mengurangi kebiasaan pembakaran terbuka serta meningkatkan pengelolaan sampah. Pembakaran limbah plastik dapat melepaskan partikel plastik ke udara, yang semakin memperburuk situasi.

Reza juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam konsumsi produk plastik sekali pakai, serta melakukan upaya memilah sampah dan menjaga kebersihan saluran air. Langkah-langkah ini dapat membantu mengurangi potensi pelepasan mikroplastik ke lingkungan.

Selain itu, peningkatan sistem daur ulang di tingkat rumah tangga dan industri sangat penting. Setiap individu dan perusahaan perlu memiliki tanggung jawab terhadap limbah yang dihasilkan, demi mengurangi dampak negatif mikroplastik.

Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mikroplastik dalam Air Hujan: Ancaman yang Merangsek dari Jakarta ke Bodetabek

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!