Outfit oversized kini menjadi pilihan utama di kalangan anak muda Indonesia, memadukan kenyamanan dan gaya yang stylish. Tren ini menawarkan berbagai pilihan yang tepat untuk berbagai kesempatan.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Siap Tantang Alcaraz
Mulai dari hoodie hingga jaket, gaya oversized bukan sekadar mode, melainkan juga sebuah ekpresi identitas bagi banyak orang. Banyak yang mengadaptasi tren ini dalam keseharian mereka dengan percaya diri.
Asal Usul Tren Oversized
Gaya oversized berasal dari dunia fashion pada tahun 1980-an, kembali muncul dengan berbagai inovasi baru. Desainer terkenal seperti Balenciaga dan Vetements berperan besar dalam memperkenalkan siluet longgar yang kini populer.
Di Indonesia, tren ini meraih popularitas berkat influencer dan selebriti yang gencar memamerkan outfit mereka di platform media sosial. Seiring waktu, masyarakat pun mulai beradaptasi dengan memadupadankan elemen oversized dalam gaya sehari-hari.
Baca juga: Transformasi Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy dengan Trik Sederhana
Alasan Kenapa Oversized Disukai
Kenyamanan adalah salah satu daya tarik utama dari outfit oversized. Dengan bahan yang lebih longgar, penggunanya bisa bergerak bebas, terutama saat menjalani aktivitas harian.
Tidak hanya itu, gaya oversized juga mendukung multimodalitas gaya personal. Pengguna dapat berkreasi dengan berbagai kombinasi, dari yang sporty hingga casual, sekaligus mengekspresikan diri melalui pilihan outfit.
Menggali Lebih Dalam: Padupadan dan Aksesori
Padupadan outfit oversized menawarkan fleksibilitas tinggi. Contohnya, kaos oversized dapat dipadankan dengan celana jeans ketat untuk menghasilkan tampilan kontras yang menarik.
Aksesori seperti topi, sneakers, dan tas ransel dapat meningkatkan estetika keseluruhan dari sebuah outfit. Pemilihan aksesori yang tepat bisa menjadikan penampilan lebih rapi dan stylish.
Baca juga: Mengapa Finfluencer Menjadi Panduan Utama Keuangan di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: