Taman Mini Indonesia Indah (TMII) memutuskan untuk merayakan Tahun Baru 2026 tanpa pesta kembang api, sebagai bentuk penghormatan kepada korban bencana alam di Sumatera.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Pertama Campuran AS-Indonesia di MLS
Keputusan ini diambil oleh pihak manajemen TMII sebagai wujud solidaritas kepada masyarakat yang terdampak bencana alam di daerah tersebut.
Kebijakan Tanpa Kembang Api
TMII menegaskan bahwa perayaan tahun baru kali ini akan berbeda dengan tahun sebelumnya yang biasanya gemerlap dengan suara dan cahaya kembang api.
Ratri Paramita, Plt. Direktur Utama TMII, mengungkapkan, 'Sebagai bentuk empati dan penghormatan kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatera, kami memutuskan untuk meniadakan pesta kembang api.'
Dengan kebijakan ini, TMII berupaya memberikan dukungan moral kepada korban serta menunjukkan kepedulian yang lebih peka dalam membangun suasana yang bermakna.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dikonfirmasi dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Rangkaian Kegiatan Alternatif
Sebagai pengganti pesta kembang api, TMII akan mengadakan doa bersama serta penyalakan seribu lilin seperti yang diungkapkan oleh Ratri.
'Sebagai gantinya, momen penuh makna tetap kami hadirkan di TMII melalui rangkaian kegiatan reflektif bersama Sorak Sorai Fest,' tambahnya.
Kegiatan ini bertujuan sebagai simbol harapan dan kebersamaan dalam menyambut tahun baru 2026, mengingatkan kita akan pentingnya solidaritas saat tengah menghadapi masa sulit.
Sorak Sorai Fest: Ruang Refleksi dan Hiburan
TMII juga akan menyelenggarakan festival bernama Sorak Sorai Fest yang berlangsung dari 31 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
Festival ini dirancang untuk memberikan hiburan sekaligus menjadi ruang refleksi bagi masyarakat di tengah duka yang melanda.
Sejumlah musisi ternama seperti Slank dan Barasuara dijadwalkan untuk tampil dalam acara ini. Ratri mengajak masyarakat, 'Mari kita sambut harapan baru dengan penuh empati, khidmat, dan rasa kebersamaan.'
Baca juga: Transfer Kiper Baru Jadi Sorotan Manchester United dan Manchester City
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: