Komika Kiky Saputri pernah merasakan menjadi guru honorer dengan penghasilan yang sangat terbatas. Kini, ia berbagi kisah inspiratif yang mengungkap betapa sulitnya mengatur kehidupan sehari-hari dengan gaji Rp 600 ribu per bulan.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat
Dalam situasi yang menantang itu, Kiky menunjukkan ketangguhan dan kreativitasnya dalam menghadapi berbagai rintangan. Ia menjelaskan bagaimana pengalaman tersebut membentuk kariernya saat ini.
Kondisi Keuangan yang Menantang
Kiky Saputri menceritakan perjalanan hidupnya selama menjadi guru honorer, di mana ia mengandalkan gaji yang minim. 'Gaji gue Rp 600.000 sebulan kan dulu,' ujarnya dengan tegas.
Kondisi finansial yang terbatas memaksanya untuk berpikir cermat dalam mengelola pengeluaran, terutama untuk kebutuhan makan dan transportasi. Ia mengungkapkan, 'Kayak kita cuma punya duit Rp 10.000, gimana caranya kita atur buat makan sama buat naik Metro Mini.'
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Tembakan Gas Air Mata dan Provokasi di Depan Kampus
Mencari Penghasilan Tambahan
Untuk meningkatkan pendapatannya, Kiky memanfaatkan latar belakang pendidikannya dengan memberikan les privat. Ini menjadi salah satu solusi baginya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.
'Dari zaman kuliah udah kerja les-les privat gitu kan, ngajar ke rumah-rumah. Jadinya alhamdulillah masih punya uang buat jajan sama buat kuliahlah waktu itu,' tambahnya. Dedikasi Kiky dalam dunia pendidikan terlihat jelas meski dalam kondisi yang tidak ideal.
Kenangan Masa Sekolah dan Kuliah
Kiky juga mengenang masa-masa indah saat bersekolah dan kuliah, sebuah fase yang ia anggap tak terlupakan. Kenangan berkumpul bersama teman-teman menjadi hal yang sangat berkesan.
'Ya pasti ada kangen-kangennya kumpul sama teman-teman, makan di kantin, nongkrong-nongkrong di pendopo, ngeliatin senior-senior ganteng. Pasti ada ada kangennya banget,' tutupnya. Pernyataan ini mencerminkan pentingnya ikatan sosial dalam hidupnya.
Baca juga: Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke RS Polri: Memantau Korban Aksi Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: