Rayakan 28 Tahun Berkarya, Padi Reborn Siap Gelar Konser Istimewa
JNE mengonfirmasi dukungan mereka terhadap industri kreatif dengan menjadi Official Logistics Partner untuk konser 'Dua Delapan' milik Padi Reborn, yang akan mengingat perjalanan 28 tahun band ini.
Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online
Konser yang bertempat di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada 31 Januari 2026, akan menawarkan pengalaman 360° untuk penonton yang lebih intim.
JNE menunjukkan komitmennya untuk mendukung industri musik nasional dengan peran sebagai Official Logistics Partner konser 'Dua Delapan'.
M. Feriadi Soeprapto, Presiden Direktur JNE, mengekspresikan harapannya bahwa konser ini bukan hanya perayaan, tetapi juga cerminan kemajuan industri musik Indonesia.
Dalam press conference di Kantor Pusat JNE, ia mengungkapkan, 'Konser ini juga menjadi bukti perkembangan industri musik Indonesia. Industri musik nasional dinilai mampu melahirkan karya lintas generasi.'
Feriadi juga menyatakan kebanggaannya terhadap Padi Reborn, yang telah ia ikuti sejak di bangku kuliah.
Melalui kolaborasi dengan Padi Reborn, JNE berkomitmen memberikan dukungan nyata untuk musik lokal, dengan mempertimbangkan komunitas penggemar yang besar sebagai aset penting.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, WFH Dicatat
Feriadi percaya kolaborasi ini akan menghasilkan manfaat bagi semua pihak, termasuk manajemen Padi Reborn dan JNE.
'Kolaborasi ini juga sejalan dengan semangat 'JNE Bergerak Bersama'. Tagline tersebut diusung JNE saat merayakan ulang tahun ke-35,' tambahnya.
Ia menambahkan, di era sekarang, kolaborasi menjadi kunci dalam dunia kreatif.
Feriadi menjelaskan bahwa konser besar dapat berpengaruh terhadap banyak sektor lain, seperti perhotelan, transportasi, dan kuliner.
'Konser besar dinilai mampu menggerakkan sektor lain, seperti perhotelan dan transportasi. Selain itu, sektor kuliner juga turut merasakan dampaknya,' ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: