Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI: Perpisahan dengan Legenda Televisi
Penonton televisi Indonesia harus rela mengucapkan selamat tinggal pada karakter ikonik Doraemon. Serial anime asal Jepang ini tidak akan tayang lagi di RCTI mulai awal tahun 2026.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Siap Tantang Alcaraz
Pemantauan terhadap jadwal resmi di platform RCTI+ menunjukkan bahwa nama Doraemon telah menghilang sejak pekan terakhir Desember 2025, menandai akhir dari salah satu program televisi terlama di tanah air.
Hentinya tayangan Doraemon di RCTI menjadi topik perbincangan yang hangat di media sosial. Salah satu akun, @IndoPopBase, menyampaikan kabar tersebut dengan pernyataan, 'Doraemon officially ends its run on RCTI after nearly four decades,' yang langsung mengundang rasa nostalgia.
Banyak orang mengenang Doraemon sebagai tayangan yang selalu ditunggu-tunggu pada akhir pekan. Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi apakah tayangan ini akan muncul kembali di televisi nasional atau hanya menghentikan penayangannya untuk sementara.
Baca juga: Menggali Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari
Doraemon pertama kali mengudara di Indonesia pada akhir 1980-an dan segera menjadi salah satu program unggulan yang disiarkan oleh RCTI. Sejak saat itu, tayangan ini hampir tidak pernah absen, khususnya pada jam tayang keluarga.
Serial ini diadaptasi dari manga yang ditulis oleh Fujiko F. Fujio, menceritakan kisah petualangan Doraemon bersama Nobita dan teman-temannya. Menggunakan alat canggih dari masa depan, setiap episode sarat dengan pesan tentang persahabatan dan tanggung jawab.
Walaupun tayangan di RCTI berakhir, Doraemon tidak sepenuhnya hilang dari ingatan penggemarnya. Serial dan film Doraemon kini dapat dinikmati melalui berbagai platform digital dan layanan streaming yang ada.
Hal ini memungkinkan penggemar untuk tetap mengikuti petualangan Doraemon meski tanpa tayangan di layar kaca. Ini menunjukkan bahwa karakter yang ikonik ini tetap relevan dan dapat dinikmati di era digital.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: