Rabu, 11 MARET 2026 • 14:16 WIB

Inovasi Kacamata Pintar Samsung: Memanfaatkan AI untuk Konektivitas Lebih Baik

Author

Inovasi Kacamata Pintar Samsung: Memanfaatkan AI untuk Konektivitas Lebih Baik

Samsung sedang mengembangkan kacamata pintar yang mengedepankan teknologi AI dan terhubung langsung dengan smartphone pengguna.

Baca juga: Status Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan

Pernyataan ini diungkapkan oleh Jay Kim, EVP Mobile Samsung, saat berlangsungnya Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Spanyol.

Desain dan Fitur Utama Kacamata Pintar

Kacamata pintar yang sedang dikembangkan oleh Samsung dilengkapi dengan kamera yang berada di level mata penggunanya. Jay Kim menjelaskan, "Kacamata ini akan memiliki kamera yang berada di level mata Anda," menjelaskan posisi tersebut untuk menangkap objek lebih efektif.

Perangkat ini akan terhubung dengan smartphone, yang berfungsi memproses informasi yang ditangkap dari kamera. Dengan konfigurasi ini, kacamata menjadi lebih ringan dan nyaman digunakan sehari-hari.

Melalui teknologi AI yang diterapkan, kacamata ini dapat mengenali objek-objek yang dilihat oleh penggunanya. Ini memungkinkan kacamata untuk menangkap gambar dan menganalisis data sebelum mengirimkan informasi ke smartphone pengguna.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Lima: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Potensi Pasar Kacamata Pintar

Salah satu pertanyaan yang muncul adalah apakah kacamata ini akan dilengkapi layar dalam lensa. Namun, Kim menjelaskan, "Kami punya produk lain seperti smartwatch atau ponsel jika pengguna membutuhkan layar," menunjukkan fokus pada konektivitas.

Pernyataan ini menunjukkan kemungkinan kacamata Samsung tidak akan memiliki layar bawaan, melainkan lebih mengutamakan integrasi dengan perangkat lain untuk akses informasi.

Samsung berencana meluncurkan perangkat ini ke publik tahun ini, meski tanggal resmi peluncurannya belum dipastikan. Keberadaan produk ini akan menjadi langkah penting bagi Samsung dalam menyusup ke pasar wearable berbasis AI yang semakin padat.

Kompetisi di Pasar Wearable

Pasar kacamata pintar sebelumnya dikenal dengan produk seperti Ray-Ban Meta, sedangkan Google juga sedang mengerjakan perangkat serupa berbasis platform Android XR. Masuknya Samsung di pasar ini diharapkan dapat meningkatkan persaingan.

Hadirnya Samsung memberikan warna baru dalam inovasi dan persaingan kacamata pintar berbasis AI, terutama seiring meningkatnya minat konsumen terhadap gadget wearable.

Persaingan yang ketat ini diharapkan akan mendorong inovasi lebih lanjut dan memberikan lebih banyak pilihan untuk konsumen di masa mendatang.

Baca juga: Sherina Munaf Menyelamatkan Kucing di Tengah Kontroversi Perampokan Rumah Uya Kuya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU