Selasa, 03 MARET 2026 • 18:14 WIB

Warga AS Beralih Aplikasi: ChatGPT Mulai Ditanggalkan Setelah Kerja Sama Kontroversial

Author

Warga AS Beralih Aplikasi: ChatGPT Mulai Ditanggalkan Setelah Kerja Sama Kontroversial

Warga Amerika Serikat mulai secara massal menghapus aplikasi ChatGPT dari perangkat mereka. Lonjakan penghapusan terjadi setelah pengumuman kerja sama yang menuai kontroversi antara OpenAI dan Departemen Pertahanan AS.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Lima: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Data menunjukkan penghapusan aplikasi ChatGPT meningkat hampir empat kali lipat, dengan banyak pengguna beralih ke alternatif lain, seperti Claude dari Anthropic. Pergeseran ini mencerminkan keprihatinan terkait kolaborasi teknologi dengan militer yang semakin meningkat.

Kenaikan Drastis dalam Penghapusan Aplikasi ChatGPT

Penghapusan aplikasi ChatGPT mengalami lonjakan hingga 295 persen pada hari Sabtu, 28 Februari 2026. Ini jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata penghapusan yang hanya 9 persen dalam sebulan terakhir.

Lonjakan ini terjadi bersamaan dengan pengumuman kerja sama antara OpenAI dan Departemen Pertahanan AS, yang kini dikenal sebagai Departemen Perang. Banyak pengguna menunjukkan kekhawatiran tentang tujuan kolaborasi ini.

Laporan juga mencatat bahwa banyak pengguna beralih ke aplikasi alternatif, Claude, yang meningkat 37 persen pada hari Jumat dan melonjak hingga 51 persen pada hari Sabtu. Hal ini menunjukkan perubahan signifikan dalam preferensi pengguna.

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan

Pergeseran Preferensi Pengguna dan Implikasi Kebijakan

Perusahaan Anthropic, pengembang Claude, menegaskan bahwa mereka tidak akan mengubah kebijakan penggunaan model AI mereka meskipun ada tekanan dari Pentagon. Kebijakan ini melarang penggunaan Claude untuk pemantauan warga AS.

CEO Anthropic, Dario Amodei, menyatakan, "Kami tidak bisa secara nurani mengizinkan Departemen Pertahanan AS menggunakan model AI mereka tanpa pembatasan." Pernyataan ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk menjaga etika dalam teknologi.

Penolakan Anthropic untuk bekerja sama dalam pemantauan dan senjata otonom semakin menguatkan banyak pengguna AS untuk memilih aplikasi yang independen dari kebijakan militer.

Dampak Pada Pasar Aplikasi dan Strategi Pemasaran

Pengunduhan ChatGPT menunjukkan tren penurunan, dengan angka menurun 13 persen pada hari Sabtu setelah sebelumnya mengalami kenaikan 14 persen. Pengguna mulai berpaling dari aplikasi tersebut sebagai reaksi terhadap masalah keamanan.

Claude, di sisi lain, berhasil menembus posisi teratas di App Store, setelah sebelumnya tidak terlihat di antara 20 besar aplikasi terpopuler. Ini menjadi pertanda bahwa pengguna semakin mempertimbangkan etika penggunaan teknologi.

Keberhasilan Claude membuka diskusi baru tentang bagaimana perusahaan harus transparan mengenai penggunaan teknologi AI mereka dan dampaknya terhadap masyarakat.

Baca juga: Sherina Munaf Menyelamatkan Kucing di Tengah Kontroversi Perampokan Rumah Uya Kuya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU