Apple bersiap merilis MacBook murah perdana mereka pada Maret 2026, menandai era baru dalam penawaran produk yang lebih dapat dijangkau oleh berbagai kalangan.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat
Dengan fokus pada pelajar dan segmen bisnis, perangkat ini akan tampil dalam berbagai pilihan warna menarik dan ukuran layar yang kompak.
Spesifikasi dan Desain Nyentrik MacBook
MacBook baru ini dirancang dengan layar sekitar 12,9 inci, mengadaptasi tren sektor entry level dari Apple.
Perangkat ini akan hadir dalam warna-warna cerah yang tidak biasa untuk laptop, termasuk kuning muda, hijau muda, biru, dan merah muda.
Sumber dari Bloomberg, Mark Gurman, menyebutkan bahwa Apple juga mengujicoba warna klasik seperti perak dan abu-abu gelap, tetapi tidak semuanya akan tersedia di versi akhir.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio: Polisi Komitmen Ungkap Pelaku
Chipset dan Strategi Penetapan Harga
MacBook murah ini akan ditenagai oleh chipset A18 Pro, yang juga digunakan di iPhone 16 Pro, untuk menjaga kinerja meski dengan harga yang lebih terjangkau.
Harga untuk MacBook ini diperkirakan berada di rentang USD 699 hingga USD 799, atau sekitar Rp 11,7 juta hingga Rp 13,4 juta.
Apple memastikan bahwa meski lebih terjangkau, produk ini tetap berkualitas dengan cangkang aluminium yang diproduksi lebih efisien.
Respon Pasar dan Harapan Konsumen
Dengan hadirnya MacBook murah, Apple berupaya memperluas pangsa pasar dalam segmen laptop terjangkau yang saat ini dikuasai oleh kompetitor.
Kepala produk Apple mengatakan, "Kami ingin memberikan akses teknologi melalui produk yang dapat dijangkau banyak orang, terutama pelajar dan profesional muda. Ini adalah langkah strategi untuk memperkuat posisi kami di pasar global."
Diharapkan, dengan semakin banyak produk kompetitif, respons positif dari konsumen terhadap inovasi Apple bisa semakin meningkat.
Baca juga: Mengapa Finfluencer Menjadi Panduan Utama Keuangan di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: