Perusahaan-perusahaan teknologi besar kini melihat kacamata pintar sebagai pengganti smartphone di masa depan. Prediksi ini diamini oleh para pemimpin industri seperti Mark Zuckerberg dan Elon Musk.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Anggota Mulai 2025, Ini Tuntutan Masyarakat
Kacamata pintar diharapkan mampu menghadirkan interaksi yang lebih canggih dengan pengguna dan akses informasi yang lebih praktis, tanpa memerlukan layar ponsel.
Memasuki Era Kacamata Pintar
Mark Zuckerberg, CEO Meta, optimis tentang masa depan kacamata pintar. Dalam acara Meta Connect, ia menyampaikan, "Sama seperti semua orang yang beralih ke telepon pintar, saya pikir semua orang yang berkacamata akan segera beralih ke kacamata pintar dalam dekade berikutnya."
Tahun 2026 dianggap sebagai titik balik penting dengan harapan kacamata pintar akan menawarkan interaksi yang lebih alami dengan teknologi AI, memberi alternatif yang lebih praktis dibandingkan smartphone.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Tembakan Gas Air Mata dan Provokasi di Depan Kampus
Kemajuan Teknologi Kacamata Pintar
Rokid telah meluncurkan AI Glasses Style di pasar AS dan Jerman, memperkenalkan berbagai fitur menarik seperti kamera 12 megapiksel dan integrasi ChatGPT 5.2 untuk perintah suara. Perangkat ini memberi pengguna kebebasan dengan masa pakai baterai yang memadai.
Misa Zhu, CEO Rokid, mengingatkan perlunya menyelesaikan tantangan dalam menciptakan kacamata yang nyaman, memiliki kualitas tampilan yang baik, dan daya tahan baterai yang memadai. "Menyelesaikan 'segitiga mustahil' ini adalah kunci sukses perangkat ini," tambahnya.
Persaingan di Pasar Kacamata Pintar
Sektor kacamata pintar semakin ramai dengan banyak perusahaan besar yang berkompetisi mengembangkan teknologi. Selain Meta dan Rokid, Xiaomi, Google, dan Samsung juga masuk dalam arena ini.
Alibaba merencanakan peluncuran Quark AI Glasses di China pada 2025, dengan berbagai fitur unik seperti panggilan tanpa tangan dan terjemahan bahasa secara real-time. Integrasi dengan layanan ekosistem Alibaba menunjukkan kacamata pintar sebagai bagian penting dalam evolusi komputasi.
Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan di Layanan Gmail
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: