Belakangan ini, isu tentang kemampuan ChatGPT untuk mengakses kamera pengguna melalui mode Voice menjadi perdebatan hangat di media sosial.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Kekhawatiran ini muncul setelah sejumlah video menunjukkan chatbot tersebut dapat memberikan jawaban akurat tentang kondisi pengguna.
Dugaan Pengintipan Melalui ChatGPT
Di platform media sosial, terutama TikTok, banyak yang mengungkapkan kecemasan bahwa ChatGPT mampu melihat melalui kamera ponsel mereka.
Ini bermula dari beberapa video yang menunjukkan bagaimana chatbot tersebut bisa menjawab pertanyaan mengenai keadaan pengguna dengan tepat.
Pengujian yang dilakukan meminta pengguna berbicara dalam mode Voice dan mengajukan pertanyaan 'Ya' atau 'Tidak', yang berkaitan dengan situasi nyata seperti, 'Apakah saya sedang di dalam ruangan?'.
Baca juga: Transformasi Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy dengan Trik Sederhana
Hasil Pengujian yang Tak Konsisten
Melalui eksperimen, pengguna dapat menilai seberapa akurat jawaban dari ChatGPT. Dari lima pertanyaan yang diajukan, hanya satu jawaban yang benar, yaitu terkait dengan kondisi rambut.
Ketika ditanya apakah pengguna mengenakan kaos hitam, ChatGPT menjawab 'Tidak', padahal faktanya pengguna benar-benar memakai kaos berwarna hitam.
Ini menunjukkan bahwa walaupun ada beberapa jawaban yang tepat, kesalahan jauh lebih banyak, terjadi pada kebanyakan pertanyaan.
Teknologi dan Batasan Akses Kamera
Hal yang penting untuk dicatat ialah bahwa penggunaan mode Voice oleh ChatGPT memerlukan izin dari pengguna untuk mengakses kamera.
Artinya, chatbot tersebut tidak bisa mengintip tanpa persetujuan dari pengguna itu sendiri. Dalam mode Voice, pengguna harus menekan tombol manual untuk membagikan gambar atau video.
OpenAI juga menegaskan bahwa jawaban yang diberikan oleh ChatGPT mungkin tidak selalu dapat diandalkan, menjadikannya penting untuk memahami batasan teknologi ini.
Baca juga: Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke RS Polri: Memantau Korban Aksi Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: