Senin, 17 NOVEMBER 2025 • 13:11 WIB

WhatsApp Luncurkan Fitur Integrasi Pesan dengan Aplikasi Pihak Ketiga di Eropa

Author

WhatsApp Luncurkan Fitur Integrasi Pesan dengan Aplikasi Pihak Ketiga di Eropa

WhatsApp baru-baru ini meluncurkan fitur yang memungkinkan pengguna berkirim pesan dengan aplikasi pihak ketiga seperti BirdyChat dan Haiket. Namun, fitur ini hanya tersedia bagi pengguna di Eropa sejalan dengan regulasi Digital Markets Act (DMA).

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online

Meta, pengembang WhatsApp, mengungkapkan bahwa peluncuran fitur ini merupakan hasil dari uji coba skala kecil yang berhasil dan bertujuan untuk memperluas fungsionalitas aplikasi chat tersebut.

Penerapan Fitur dan Ketersediaan

Fitur integrasi WhatsApp diumumkan setelah melaksanakan uji coba yang sukses. Pengguna yang mengaktifkan opsi ini dapat berkirim pesan, gambar, dan file dengan pengguna aplikasi BirdyChat dan Haiket.

“Setelah uji coba skala kecil yang sukses selama beberapa bulan terakhir, opsi bagi pengguna untuk mengobrol langsung dengan pengguna aplikasi BirdyChat dan Haiket via chat pihak ketiga akan segera digulirkan di seluruh Eropa,” kata Meta dalam publikasi resminya.

Namun, penting untuk dicatat bahwa fitur ini belum dapat diakses oleh pengguna di luar Eropa akibat kepatuhan terhadap peraturan DMA yang ketat. Pengguna juga memiliki opsi untuk menonaktifkan fitur chat pihak ketiga kapan saja.

Baca juga: Penjarahan di Rumah Politisi NasDem: Polisi Semakin Intensif Melakukan Penyelidikan

Keamanan dan Privasi Data Pengguna

Meta menjelaskan bahwa keamanan dan privasi selalu menjadi prioritas utama. Integrasi ini mempertahankan enkripsi end-to-end, menjaga keamanan komunikasi antara pengguna WhatsApp dan pengguna aplikasi pihak ketiga.

Meta menggarisbawahi pentingnya aplikasi pihak ketiga yang digunakan harus menawarkan tingkat enkripsi yang sama dengan WhatsApp, supaya pengguna merasa aman saat bertukar pesan.

Selain itu, pengaturan untuk menggunakan fitur ini akan diumumkan melalui notifikasi di tab Settings aplikasi WhatsApp, sehingga pengguna dapat dengan mudah mengetahui opsi yang tersedia.

Kolaborasi dan Rencana Masa Depan

Integrasi ini merupakan hasil kolaborasi selama tiga tahun antara Meta, penyedia layanan komunikasi di Eropa, dan Komisi Eropa. Kerja sama ini bertujuan untuk mengembangkan solusi chat sesuai regulasi DMA.

Meta berencana untuk terus memperluas penggunaan integrasi dengan lebih banyak aplikasi di masa mendatang, sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk memenuhi aturan baru Uni Eropa.

Diharapkan, dengan peluncuran fitur ini, pengguna di seluruh Eropa dapat menikmati berbagai fitur baru yang memudahkan interaksi antar platform komunikasi.

Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan di Layanan Gmail

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU