Senin, 10 NOVEMBER 2025 • 14:46 WIB

Meningkatnya Permintaan Hardware Wallet di Tengah Ancaman Peretasan Kripto

Author

Meningkatnya Permintaan Hardware Wallet di Tengah Ancaman Peretasan Kripto

Peretasan besar-besaran dalam dunia aset kripto telah meningkatkan permintaan untuk perangkat penyimpanan kripto offline, atau hardware wallet. Investor kini lebih memilih menyimpan aset digital mereka dengan lebih aman dari potensi ancaman kehilangan.

Baca juga: Desta Bagikan Tuntutan 17+8 Usai Hujatan Pemilu 2024

Perusahaan keamanan digital Ledger melaporkan bahwa tahun 2025 merupakan tahun tersibuk sejak didirikan pada 2014. Lonjakan permintaan ini tercatat seiring dengan meningkatnya kesadaran pengguna akan pentingnya keamanan aset kripto.

Kenaikan Permintaan Hardware Wallet

Ledger, perusahaan yang berbasis di Prancis, mencatat bahwa permintaan untuk hardware wallet meningkat signifikan di tengah maraknya peretasan di berbagai platform kripto. CEO Ledger, Pascal Gauthier, mengungkapkan bahwa kita hidup di 'era di mana semua bisa diretas', menonjolkan pentingnya penggunaan dompet offline.

Pendapatan Ledger tercatat mencapai ratusan juta dollar AS tahun ini, menunjukkan betapa seriusnya kondisi keamanan di dunia kripto. Riset dari Chainalysis juga memperlihatkan bahwa nilai aset kripto yang dicuri di paruh pertama tahun ini mencapai 2,2 miliar dollar AS, mengindikasikan ancaman besar yang dihadapi investor.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool

Aktivitas Kripto yang Meningkat dan Tantangan Keamanan

Seiring dengan harga Bitcoin yang terus melesat, kejahatan siber pun mengalami peningkatan signifikan. Kasus pencurian terbesar terjadi pada Februari 2025 ketika 1,5 miliar dollar AS dicuri dari bursa Bybit oleh peretas yang diduga berasal dari Korea Utara.

Ari Redbord, Kepala Kebijakan Global di TRM Labs, menyatakan bahwa tahun ini mencatat rekor tertinggi untuk aktivitas kripto sah dan ilegal. Selain itu, permintaan untuk perangkat penyimpanan seperti Ledger melonjak menjelang musim belanja Black Friday dan Natal.

Meningkatnya Ancaman Kejahatan Fisik dan Digital

Ancaman keamanan tidak terbatas pada dunia digital, karena kenaikan harga aset kripto juga memicu lonjakan kejahatan fisik. Penculikan individu yang memiliki aset digital bernilai tinggi menjadi perhatian, dengan salah satu insiden melibatkan pendiri Ledger yang diculik oleh pelaku yang menuntut tebusan dalam bentuk kripto.

Chainalysis memperingatkan bahwa situasi ini berpotensi mendorong peningkatan serangan oportunistik terhadap individu yang terlihat memiliki kekayaan dalam bentuk aset kripto. Permintaan untuk perangkat keamanan seperti cold storage wallet dari Trezor dan Tangem pun mengalami lonjakan beserta meningkatnya kesadaran akan perlunya menjaga aset secara aman.

Baca juga: Sherina Munaf Menyelamatkan Kucing di Tengah Kontroversi Perampokan Rumah Uya Kuya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU