Senin, 11 AGUSTUS 2025 • 02:32 WIB

Kontroversi Chip H20 Nvidia: Tuduhan Akses Tersembunyi Mengguncang Masyarakat China

Author

youngthink.id – Masyarakat China dihebohkan oleh tuduhan bahwa chip H20 produksi Nvidia memiliki akses tersembunyi yang membahayakan keamanan. Tuduhan ini pertama kali muncul dari sebuah akun yang terafiliasi dengan media pemerintah China dan menyebut chip tersebut tidak ramah lingkungan.

Dilansir dari Reuters pada Minggu (10/8/2025), artikel yang membahas chip H20 tersebut diunggah di platform WeChat oleh Yuyuan Tantian. Dalam artikel tersebut, Nvidia dituduh mengembangkan chip yang berisiko dan tidak aman untuk pasar China.

Tuduhan Akses Tersembunyi

Artikel yang diterbitkan di WeChat menjelaskan bahwa chip H20 memiliki potensi untuk diterobos dengan metode yang disebut backdoor access, yang memungkinkan akses tanpa otorisasi. “Ketika suatu jenis chip tidak ramah lingkungan, tidak canggih, atau aman, sebagai konsumen, kita tentu memiliki pilihan untuk tidak membelinya,” ujar penulis artikel tersebut.

Tuduhan ini semakin memicu rasa was-was di kalangan konsumen yang mempertimbangkan untuk menggunakan teknologi baru dari Nvidia. Hal ini berpotensi mengarah pada pengurangan minat terhadap produk yang dianggap memiliki risiko keamanan.

Latar Belakang Chip H20

Chip kecerdasan buatan H20 dikembangkan oleh Nvidia menyusul pembatasan ekspor yang diberlakukan oleh Amerika Serikat pada chips AI canggih akhir tahun 2023. Sementara itu, ketegangan perdagangan antara AS dan China menjadi alasan utama di balik larangan tersebut, yang sempat dicabut beberapa bulan setelahnya.

Meskipun demikian, chip ini tetap menjadi subjek kontroversi dan perhatian yang lebih besar berkat tuduhan yang berkembang di media sosial. Badan pengawas media sosial di China juga turut campur dengan memanggil Nvidia untuk memberikan penjelasan terkait masalah ini.

Respons Nvidia

Menanggapi tuduhan tersebut, Nvidia menyatakan bahwa produk mereka tidak memiliki backdoor access yang dapat memberikan akses jarak jauh. Dalam berita yang sama, Yuyuan Tantian menyebutkan bahwa chip tersebut dapat melakukan fungsi-fungsi tertentu termasuk pematian jarak jauh yang mungkin saja menimbulkan kekhawatiran lebih lanjut di kalangan konsumen.

Kekhawatiran ini mengindikasikan bahwa meskipun Nvidia berusaha membela produk mereka, opini publik di China akan tetap terpengaruh oleh informasi yang beredar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU