Lonjakan Pengunduhan UpScrolled Pasca Pergantian Kepemilikan TikTok di AS
Aplikasi media sosial UpScrolled mengalami lonjakan unduhan yang signifikan pasca kepemilikan baru TikTok di Amerika Serikat. Dalam waktu singkat, UpScrolled mencapai sekitar 41.000 unduhan, setara dengan sepertiga total unduhan sejak diluncurkan.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Situasi Pulih
UpScrolled diluncurkan pada Juli 2025 oleh Issam Hijazi, seorang insinyur dengan pengalaman di berbagai perusahaan teknologi besar. Hijazi sebelumnya bekerja di IBM, Oracle, dan Hitachi, sebelum menyusun visi untuk platform ini.
Aplikasi ini dirancang untuk memberikan kebebasan berekspresi tanpa campur tangan algoritma yang tidak transparan. Fitur-fitur yang ada memungkinkan pengguna untuk berbagi foto, video, dan teks, mengombinasikan elemen dari Instagram dan platform media sosial lain.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, WFH Dicatat
Setelah TikTok mencapai kesepakatan baru yang melibatkan konsorsium investor yang tidak berasal dari China, popularitas UpScrolled meroket. Dari laporan TechCrunch, TikTok beroperasi sebagai joint venture yang mayoritas dimiliki oleh investor Amerika dengan ByteDance memegang kurang dari 20 persen.
Kesepakatan ini melibatkan investor seperti Oracle, Silver Lake, dan MGX dari Abu Dhabi, masing-masing menguasai sekitar 15 persen saham. Pergeseran ini menimbulkan kekhawatiran terkait kebijakan privasi dan moderasi konten pada platform TikTok.
Kekhawatiran terkait kebijakan baru TikTok mendorong pengguna mencari alternatif seperti UpScrolled. Dalam pernyataan resminya, Hijazi menekankan bahwa tujuan UpScrolled adalah mengembalikan kontrol kepada pengguna daripada kepada perusahaan besar.
UpScrolled menegaskan tidak menerapkan praktik shadowban, yang membatasi jangkauan konten secara diam-diam. Transparansi algoritma dan kebijakan konten diaplikasikan sebagai prinsip utama yang dipegang oleh UpScrolled.
Baca juga: Sherina Munaf Menyelamatkan Kucing di Tengah Kontroversi Perampokan Rumah Uya Kuya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: