Lonjakan Pangsa Pasar Mobil Listrik di Indonesia: Keajaiban BYD
Pangsa pasar mobil listrik di Indonesia melonjak sebesar 12 persen di tahun ini, menurut Eagle Zhao, Presiden Direktur BYD Motor Indonesia.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Tingginya angka ini memperlihatkan peningkatan dramatis dibandingkan dengan dua tahun lalu yang hanya mencapai 2 persen, menggambarkan perkembangan pesat kendaraan listrik di Tanah Air.
Pada tahun 2023, pangsa pasar mobil listrik berada di angka 2 persen, lalu meningkat menjadi 5 persen pada tahun 2024.
Zhao menyatakan bahwa pertumbuhan dari 2 persen ke 12 persen dalam waktu dua tahun adalah fenomena yang sangat jarang, sekaligus lebih cepat dibandingkan pertumbuhan pasar kendaraan listrik di China.
Ia juga menyoroti, 'Dari 2 persen ke 12 persen, berapa lama kalau di China? Lebih dari 8 tahun. Tapi di sini hanya dalam dua tahun.'
Baca juga: Kunto Aji : Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Diterima Seutuhnya
Keberhasilan ini banyak didorong oleh dukungan masyarakat dan pemerintah Indonesia yang berperan aktif dalam adopsi teknologi kendaraan listrik.
Sebagai bagian dari upaya ini, pemerintah memberikan berbagai insentif untuk mendorong penggunaan mobil listrik, sementara masyarakat mulai beralih ke pilihan yang lebih ramah lingkungan.
Peningkatan minat serta permintaan konsumen terhadap kendaraan listrik juga menunjukkan tren positif yang terus tumbuh.
Dalam periode Januari hingga Oktober 2025, penjualan BYD dan Denza mencapai 47.300 unit, melampaui total penjualan semua merek mobil listrik yang tercatat hanya 43 ribu unit pada tahun 2024.
Dengan pencapaian ini, BYD kini menempati posisi sebagai merek terlaris keenam di Indonesia, di belakang merek-merek Jepang yang mendominasi pasar.
Pencapaian ini menandakan bahwa BYD sedang memainkan peran penting dalam pengembangan industri kendaraan listrik di Tanah Air.
Baca juga: Transfer Kiper Baru Jadi Sorotan Manchester United dan Manchester City
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: