Peluncuran DualSense Wireless Controller Genshin Impact Limited Edition: Apa yang Perlu Diketahui?
Sony Interactive Entertainment (SIE) baru saja mengumumkan peluncuran DualSense Wireless Controller Genshin Impact Limited Edition yang sangat dinanti oleh para gamer. Kontroler ini merupakan hasil kolaborasi yang menghubungkan dunia gaming konsol dengan jagat Teyvat.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia
Peluncuran globalnya dijadwalkan pada awal 2026, menawarkan para penggemar kesempatan untuk memiliki kontroler dengan desain yang menarik dan relevansi kuat terhadap game kesayangan jutaan orang.
DualSense Genshin Impact akan resmi hadir di pasar Asia, khususnya Jepang, mulai 21 Januari 2026. Sementara itu, rilisan di kawasan lain dijadwalkan pada 25 Februari 2026.
Masa pre-order untuk kontroler ini akan dibuka lebih awal pada 11 Desember 2025. Para penggemar dapat melakukan pemesanan melalui PlayStation Direct serta retailer resmi di berbagai negara.
Baca juga: Desta Bagikan Tuntutan 17+8 Usai Hujatan Pemilu 2024
Kontroler ini dibanderol dengan harga US$84.99, sekitar Rp 1,35 juta, sedangkan di Eropa mencapai €84.99 dan £74.99 di Inggris. Harga ini menempatkan kontroler ini dalam kategori premium.
Desainnya terinspirasi dari karakter Traveler Twins dan Paimon, dengan kombinasi warna dan pola yang mencerminkan tema petualangan yang terdapat dalam permainan Genshin Impact.
Kolaborasi ini adalah langkah strategis bagi Sony untuk memperkuat ekosistem PS5 dengan produk kolektor yang menarik bagi pemain baru dan penggemar setia. Hal ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan penjualan konsol dan aksesori terkait.
Meskipun belum ada konfirmasi resmi mengenai perilisan di Indonesia, distributor pihak ketiga diharapkan akan membawa produk ini ke pasar lokal. Hal ini sejalan dengan antusiasme tinggi dari para pemain di Tanah Air.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Baru untuk Talenta Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: