BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 06 NOVEMBER 2025 • 15:04 WIB

CEO Nvidia Ingatkan Ancaman China dalam Perlombaan Kecerdasan Buatan

CEO Nvidia Ingatkan Ancaman China dalam Perlombaan Kecerdasan BuatanCEO Nvidia Ingatkan Ancaman China dalam Perlombaan Kecerdasan Buatan

CEO Nvidia, Jensen Huang, baru-baru ini mengungkapkan kekhawatirannya bahwa China akan mengalahkan Amerika Serikat dalam perlombaan kecerdasan buatan (AI).

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Pernyataan ini disampaikan dalam wawancaranya dengan Financial Times dan menekankan tentang pentingnya kebijakan ekonomi serta pengembangan teknologi domestik.

Peringatan dari CEO Nvidia

Jensen Huang, tokoh terkemuka dalam perkembangan AI, mengatakan bahwa "China akan menang dalam perlombaan AI". Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kebijakan AS dalam menentukan arah kompetisi teknologi global.

Huang menyoroti bahwa pelarangan akses chip dari AS ke China justru mempercepat pengembangan chip lokal di China. Insentif besar bagi perusahaan domestik untuk beralih ke teknologi lokal membuat posisi Nvidia di China terancam.

Di akun X-nya, Huang menyampaikan, "seperti yang sudah saya bilang, China hanya beberapa nanodetik di belakang AS dalam hal AI". Ini adalah tanda bahwa kecepatan perkembangan teknologi di China semakin mendekati inovasi yang ada di AS.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia

Dampak Kebijakan Ekonomi Superpower

Kebijakan pemerintah AS yang melarang ekspor chip AI tercanggih telah menimbulkan guncangan di industri teknologi. Pasar chip buatan Nvidia, yang menjadi titik kompetisi antara China dan AS, semakin rentan menghadapi kebijakan tersebut.

Huang menyampaikan keinginannya agar "AS memenangkan perlombaan AI". Namun, langkah-langkah yang diambil oleh AS berisiko menyebabkan hilangnya setengah dari pengembang AI global, yang jelas tidak menguntungkan dalam jangka panjang.

Setelah adanya perubahan kebijakan dari mantan Presiden Trump yang sempat memblokir akses chip Nvidia, kini China juga mengambil langkah agresif dengan memberikan subsidi hingga 50% kepada perusahaan yang pindah dari penggunaan chip asing.

Prospek Masa Depan Kecerdasan Buatan

Sebagai CEO Nvidia, Huang menyaksikan lonjakan signifikan dalam pendapatan perusahaannya akibat dari perkembangan AI. Saham Nvidia, yang pernah mengungguli Apple, kini menghadapi tekanan akibat kebijakan perdagangan yang ketat.

Kekayaan Jensen Huang dilaporkan anjlok menjadi US$169,4 miliar, yang menjadikannya salah satu orang terkaya di dunia pada peringkat ke-8. Namun, penurunan tersebut sejalan dengan kondisi pasar yang tidak menentu.

Huang menegaskan pentingnya membuka pasar untuk teknologi AS agar dapat bersaing secara global, terutama di hadapan China yang semakin memprioritaskan teknologi domestiknya.

Baca juga: Liburan Sendirian di Kota-Kota Terbaik Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

CEO Nvidia Ingatkan Ancaman China dalam Perlombaan Kecerdasan Buatan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!