Kamis, 14 MEI 2026 • 16:58 WIB

SMAN 1 Pontianak Mundur dari LCC Empat Pilar MPR: Transparansi Menjadi Prioritas

Author

SMAN 1 Pontianak Mundur dari LCC Empat Pilar MPR: Transparansi Menjadi Prioritas

SMA Negeri 1 (SMAN 1) Pontianak mengumumkan keputusan untuk tidak berpartisipasi dalam Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diulang. Keputusan ini menyusul polemik yang muncul akibat kesalahan juri dalam penilaian jawaban peserta.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Pengumuman ini disampaikan melalui media sosial pada 14 Mei 2026, di mana pihak sekolah menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan lomba yang ditetapkan oleh MPR RI.

Pernyataan Resmi dan Alasan Penolakan

Dalam unggahan resminya, SMAN 1 Pontianak menguraikan alasan penolakan mereka untuk ikut serta dalam lomba yang diulang. Hal ini merupakan titik berat delapan poin yang disampaikan, dengan fokus pada keterbukaan proses penilaian.

Pihak sekolah menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai respons terhadap sejumlah kritik dari masyarakat mengenai integritas penilaian juri. Mereka berupaya untuk memastikan bahwa setiap proses pendidikan dijalankan dengan adil dan sesuai standar.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengguncang Bursa

Tindakan dan Harapan SMAN 1 Pontianak

Pihak SMAN 1 Pontianak menyatakan bahwa keputusan ini bukan merupakan serangan terhadap kredibilitas lembaga atau individu tertentu. “Langkah yang dilakukan bukan merupakan upaya untuk menyerang ataupun menjatuhkan kredibilitas lembaga, penyelenggara lomba, maupun individu tertentu,” ujar mereka.

Melalui keputusan ini, SMAN 1 Pontianak berharap akan muncul kejelasan dan perbaikan sistem di masa mendatang. Sekolah ini ingin mendorong terciptanya lingkungan yang mendukung bagi semua peserta didik dalam berbagai ajang lomba.

Dukungan Terhadap Perwakilan Kalimantan Barat

Meski tidak ikut serta dalam lomba, SMAN 1 Pontianak tetap memberikan dukungan kepada SMAN 1 Sambas sebagai perwakilan Kalimantan Barat. Dukungan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat dan motivasi bagi peserta dari daerah tersebut.

Kepala SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati, menekankan bahwa menciptakan iklim pendidikan yang aman dan kondusif adalah prioritas utama. Dia berharap semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang adil dalam setiap kompetisi yang diikuti.

Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Selama Hampir 7 Jam Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU