Presiden Donald Trump mengonfirmasi bahwa tersangka penembakan di acara makan malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih telah ditangkap. Insiden yang menegangkan ini terjadi pada Sabtu malam dan berhasil dilumpuhkan oleh anggota Secret Service.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dalam konferensi pers, Trump menjelaskan kronologi penembakan dan menekankan tidak ada ancaman lebih lanjut setelah peristiwa tersebut. Ia juga memberikan penghargaan kepada aparat keamanan yang cepat dalam melindungi para tamu yang hadir, termasuk Wakil Presiden JD Vance dan Ibu Negara Melania Trump.
Kronologi Kejadian
Acara makan malam itu berlangsung di Washington Hilton ketika suara tembakan tiba-tiba menggema dari luar ballroom. Trump menginformasikan bahwa semua kegiatan dibatalkan, dan para tamu segera dievakuasi.
Anggota Secret Service berusaha melindungi para tamu dalam situasi darurat ini. Dilaporkan, seorang petugas mengalami luka tembak, namun berkat pelindung tubuh yang dikenakannya, kondisinya tergolong baik.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kecelakaan Maut Ojol
Tindakan Keamanan Setelah Insiden
Presiden Trump menyatakan bahwa penyelidikan sedang berlangsung, dan otoritas telah melakukan penggeledahan di kediaman tersangka yang terletak di California. Jaksa Agung sementara, Todd Blanche, menyampaikan, "Kami berharap segera ada dakwaan yang diajukan setelah semua bukti terkumpul."
Sementara itu, Direktur FBI Kash Patel menambahkan bahwa penyelidikan juga mencakup analisis balistik dari lokasi untuk mengidentifikasi jenis senjata yang digunakan.
Respons dan Reaksi
Dalam wawancara seusai insiden, Trump berbagi pengalamannya saat mendengar suara tembakan. Awalnya, ia menyangka suara tersebut berasal dari pelayan yang menjatuhkan baki, tanpa menyadari bahwa penembakan sedang berlangsung.
Saksi mata melaporkan melihat seseorang berlari melewati pos keamanan sebelum suara tembakan terdengar. Situasi ini menambah ketegangan di antara tamu, mengingat acara ini dihadiri ribuan orang dari latar belakang yang beragam.
Baca juga: Status Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: