Pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC, Fadly Alberto Hengga, telah mengungkapkan permohonan maafnya terkait insiden tendangan kungfu yang terjadi di pertandingan Elite Pro Academy (EPA) U-20.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia
Permintaan maaf tersebut disampaikan setelah laga melawan Dewa United Banten FC U-20 yang berlangsung di Stadion Citarum, Semarang, pada 19 April 2025.
Permohonan Maaf yang Jujur
Dalam sebuah unggahan di akun Instagramnya, Fadly jelas menyatakan penyesalannya. 'Dengan sadar saya memohon maaf dan menyesal atas perbuatan bodoh saya saat melawan Dewa United Banten FC U-20,' tulisnya.
Fadly juga meminta maaf secara khusus kepada Rakha Nurkholis, yang menjadi korban tindakan tersebut. 'Secara khusus saya meminta maaf kepada Rakha Nurkholis dan tim Dewa United atas perbuatan bodoh saya menendang Rakha Nurkholis,' lanjutnya.
Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap: Kontroversi Penghasutan dan Kebebasan Sipil
Tanggung Jawab Terhadap Tim
Fadly juga menekankan tanggung jawabnya terhadap timnya, Bhayangkara Presisi Lampung FC. Ia meminta maaf kepada pimpinan dan manajemen tim, serta seluruh jajaran pelatih dan rekan setimnya atas insiden yang merugikan nama baik tim.
Dia tidak lupa untuk meminta maaf kepada Timnas Indonesia, yang nama baiknya juga terpengaruh akibat tindakannya. 'Kepada masyarakat Indonesia saya meminta maaf atas kegaduhan akibat tindakan saya,' tegas Fadly.
Insiden dan Konteks Pertandingan
Laga antara Bhayangkara FC U-20 dan Dewa United U-20 berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Dewa United, namun dipenuhi kontroversi. Insiden tendangan ini terjadi setelah keputusan wasit yang mengesahkan gol kedua Dewa United, yang ditentang oleh kubu Bhayangkara.
Setelah gol tersebut, situasi di lapangan semakin memanas, memicu ketegangan di antara pemain dan ofisial. Di tengah riuhnya kondisi ini, tindakan Fadly yang dianggap kekerasan memicu beragam reaksi dari masyarakat.
Baca juga: Kunto Aji : Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Diterima Seutuhnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: