Rabu, 15 APRIL 2026 • 11:19 WIB

Waspadai Penyakit Arteri Perifer: Tantangan Penuh Risiko untuk Kesehatan Kaki

Author

Waspadai Penyakit Arteri Perifer: Tantangan Penuh Risiko untuk Kesehatan Kaki

Penyakit Arteri Perifer (PAD) adalah kondisi yang sering kali luput dari perhatian, meskipun memiliki dampak serius bagi kesehatan. Penyakit ini ditandai dengan adanya penyumbatan pada pembuluh darah yang membawa darah ke kaki.

Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan

Gejala seperti nyeri, kesemutan, hingga ancaman gangren membuat pemahaman tentang penyakit ini menjadi sangat penting. Sebagai langkah awal, mengenali gejala serta pencegahan bisa menyelamatkan kesehatan kita.

Apa Itu Penyakit Arteri Perifer?

Penyakit Arteri Perifer (PAD) adalah kondisi di mana arteri yang mengalirkan darah ke ekstremitas, terutama kaki, mengalami penyempitan atau penyumbatan. Penyebab umum dari kondisi ini adalah penumpukan plak yang terdiri dari lemak dan kolesterol di dinding arteri yang menyebabkan penurunan aliran darah.

Penderita PAD sering kali tidak menyadari bahwa mereka mengalaminya sampai gejala seperti nyeri muncul. Gejala awal biasanya ditandai dengan rasa nyeri atau kram saat berjalan, yang akan hilang setelah beristirahat.

Jika tidak ditangani, PAD dapat mengakibatkan kerusakan permanen pada jaringan kaki, dan dalam kasus yang parah, bisa menyebabkan amputasi. Oleh karena itu, deteksi dini menjadi krusial agar tidak terjadi komplikasi lebih lanjut.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Baru untuk Talenta Indonesia

Gejala dan Risikonya

Gejala awal dari PAD bisa bervariasi, tetapi umumnya ditandai dengan nyeri atau kram di area kaki atau paha. Nyeri ini biasanya muncul saat beraktivitas, lalu mereda saat beristirahat.

Gejala lain yang bisa dialami oleh penderita termasuk kulit kaki yang dingin, perubahan warna kulit, atau luka yang lambat sembuh. Dr. Susan W. F. dari Klinik Jantung Nasional mengingatkan, "Jangan anggap remeh tanda-tanda ini, segera konsultasikan dengan dokter jika muncul gejala."

Ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terkena PAD, antara lain usia, merokok, diabetes, dan hipertensi. Menjaga pola hidup sehat sangat penting untuk meminimalisir risiko terhadap penyakit ini.

Pencegahan dan Pengobatan

Pencegahan PAD dapat dilakukan dengan mengadopsi gaya hidup sehat, seperti menghindari rokok, mengatur pola makan yang seimbang, dan rutin berolahraga. Aktivitas fisik secara teratur dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan kesehatan secara keseluruhan.

Pengobatan untuk PAD umumnya melibatkan kombinasi perubahan gaya hidup sehat dan pengobatan medis. Dokter mungkin merekomendasikan prosedur medis seperti angioplasti jika diperlukan untuk membuka pembuluh darah yang tersumbat.

Konsultasi dengan dokter menjadi langkah penting jika seseorang memiliki faktor risiko terhadap PAD. Deteksi dini dan penanganan tepat bisa mencegah komplikasi yang lebih serius dan menjaga kesehatan kaki.

Baca juga: Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke RS Polri: Memantau Korban Aksi Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU