Selasa, 14 APRIL 2026 • 19:31 WIB

Rencana Penyesuaian Antrean Haji Masih Dalam Pembahasan

Author

Rencana Penyesuaian Antrean Haji Masih Dalam Pembahasan

Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf, menyatakan bahwa rencana penyesuaian sistem tiket haji masih dalam tahap diskusi. Calon jemaah tidak perlu khawatir tentang masa antrean mereka yang telah menunggu bertahun-tahun.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Irfan menegaskan bahwa ide ini muncul sebagai solusi untuk mengatasi antrean panjang calon jemaah. Namun, ia menekankan bahwa pembahasan lebih lanjut diperlukan sebelum melanjutkan ke tahap implementasi.

Wacana Penyesuaian Tiket Haji

Moch. Irfan Yusuf menjelaskan bahwa wacana penyesuaian tiket haji bertujuan untuk merespons antrean calon jemaah yang sangat panjang. 'Kita butuh terobosan-terobosan untuk memangkas antrean yang panjang ini,' ujar Irfan seusai rapat kerja.

Ia menekankan bahwa meskipun ide ini telah dirumuskan, masih diperlukan banyak diskusi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. 'Banyak hal, banyak stakeholder yang harus kita bicarakan,' tambahnya.

Situasi ini mengindikasikan bahwa calon jemaah tidak perlu panik atau khawatir kehilangan antrean mereka. Rencana tersebut saat ini masih dalam tahap diskusi dan belum menjadi kebijakan resmi.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Lima: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Tanggapan dari Legislator

Rencana penyesuaian ini mendapat perhatian dari beberapa legislator, terutama yang fokus pada bidang agama dan sosial. Mereka memberikan kritik terhadap wacana ini, meminta pertimbangan lebih lanjut.

Menanggapi kritik tersebut, Irfan menegaskan pentingnya pembahasan yang komprehensif. 'Cuma mungkin istilahnya bukan war tiket atau apalah istilahnya,' ungkapnya, merujuk perlunya istilah yang lebih tepat untuk mengungkapkan ide tersebut.

Menhaj tidak memberikan jaminan bahwa skema baru akan dilaksanakan tahun depan, namun akan berupaya untuk mempercepat proses diskusi dan implementasi dengan melibatkan berbagai pihak.

Negosiasi dengan Arab Saudi

Irfan menginformasikan bahwa pemerintah Indonesia telah menjalin komunikasi dengan Arab Saudi untuk mengatur kuota haji secara bersama. Hal ini diusulkan sebagai salah satu solusi untuk mengurangi antrean.

'Itu sudah pernah kita jajaki, tapi pemerintah Saudi sepertinya masih belum welcome dengan pola ini,' jelasnya, memberi gambaran tentang tantangan dalam negosiasi.

Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk terus berusaha dalam negosiasi agar dapat menemukan solusi yang tepat dan dapat diterima oleh semua pihak terkait.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU