Selasa, 10 MARET 2026 • 12:55 WIB

Mengenal Lebih Dalam risiko Kanker Ginjal dan Penanganannya

Author

Mengenal Lebih Dalam risiko Kanker Ginjal dan Penanganannya

Kematian penyanyi Vidi Aldiano pada 7 Maret mengingatkan kita tentang bahaya kanker ginjal, penyakit yang dapat menyerang siapa saja tanpa pandang bulu.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat

Memahami faktor risiko dan gejala kanker ginjal adalah langkah penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin.

Apa Itu Kanker Ginjal?

Kanker ginjal merupakan tumor ganas yang berkembang di ginjal, organ vital yang berfungsi menyaring darah dan membuang limbah dari tubuh. Cleveland Clinic menyatakan bahwa kanker ini terjadi ketika sel-sel sehat di ginjal mengalami perubahan dan tumbuh menjadi sel kanker.

Proses pembentukan kanker ginjal tidak sepenuhnya dipahami, namun terdapat sejumlah faktor risiko yang dapat memengaruhi. Masyarakat disarankan untuk lebih mengenali faktor-faktor ini agar lebih siap dalam menghadapi penyakit.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation: Tuduhan Provokasi Anarkis

Faktor Risiko Kanker Ginjal

Berdasarkan informasi dari Institut Kanker Nasional Amerika Serikat, ada beberapa kebiasaan dan kondisi yang dapat meningkatkan risiko kanker ginjal. Merokok dan penggunaan obat pereda nyeri secara berlebihan dalam jangka panjang termasuk di antara faktor risiko yang perlu diwaspadai.

Kelebihan berat badan, tekanan darah tinggi, dan adanya riwayat keluarga dengan kanker ginjal juga meningkatkan peluang terkena penyakit ini. Salah satu studi yang diterbitkan oleh Journal of Clinical Oncology pada Oktober 2018 mencatat bahwa kanker ginjal dua kali lebih umum pada pria dibandingkan wanita.

Gejala dan Penanganan Kanker Ginjal

Kanker ginjal sering kali tidak menunjukkan gejala di tahap awal, membuatnya sulit dideteksi. Beberapa gejala yang mungkin muncul ketika kanker sudah berkembang termasuk kencing berdarah, kelelahan, dan nyeri abdominal.

Jika ada gejala seperti urine berdarah atau nyeri yang terus-menerus, penting untuk segera melakukan pemeriksaan kesehatan. Dengan diagnosis yang cepat, pengobatan dapat segera dimulai, yang sangat berpengaruh terhadap prognosis.

Pilihan pengobatan untuk kanker ginjal tergantung pada stadium penyakit. Pengobatan dapat meliputi pembedahan, terapi radiasi, dan imunoterapi, yang semuanya harus dibicarakan dengan ahli onkologi.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Lima: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU