Juventus akhirnya kembali ke jalur kemenangan di Serie A setelah mengalahkan Pisa dengan skor 4-0 dalam pertandingan di Allianz Stadium, Minggu (8/3/2026) dini hari WIB.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat
Dengan gol dari Andrea Cambiaso, Khephren Thuram, Kenan Yildiz, dan Jeremie Boga, Bianconeri berhasil menuntaskan puasa kemenangan yang sudah berlangsung empat laga.
Rekap Pertandingan
Pertandingan dimulai dalam atmosfer yang agitatif, dengan Pisa berusaha mengancam pertahanan Juventus. Sundulan Stefano Moreo pada menit keempat sempat memaksa Mattia Perin melakukan penyelamatan brilian.
Meskipun ada beberapa peluang, termasuk tembakan melambung dari Khephren Thuram, Juventus kesulitan menerobos pertahanan Pisa. Babak pertama berakhir tanpa gol, skor 0-0.
Memasuki babak kedua, Juventus memulai kebangkitan ketika Andrea Cambiaso mencetak gol pertama pada menit ke-54. Ia menyundul umpan dari Kenan Yildiz, mengubah situasi menjadi 1-0 untuk tuan rumah.
Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan
Gol-Gol Penentu Kemenangan
Juventus melanjutkan dominasinya dengan gol kedua dari Khephren Thuram pada menit ke-65. Ia memanfaatkan bola muntah dari tembakan Manuel Locatelli yang membentur tiang gawang.
Kenan Yildiz tidak mau ketinggalan dan menambah keunggulan pada menit ke-75 dengan gol yang diperoleh dari umpan terobosan Francisco Conceicao. Yildiz berhasil menaklukkan kiper Pisa dengan tendangan dari dalam kotak penalti.
Penutup pesta gol dilakukan oleh Jeremie Boga yang mencetak gol keempat pada menit ke-90+3. Setelah menggiring bola dari luar kotak penalti, ia menembak ke sudut sempit gawang.
Dampak Hasil Pertandingan
Kemenangan ini membawa Juventus meraih 50 poin dan menjadikannya menduduki peringkat keenam klasemen Liga Italia. Hasil ini menjadi tabungan penting setelah sebelumnya tim pimpinan Luciano Spalletti mengalami dua imbang dan dua kekalahan.
Di sisi lain, Pisa mengalami kesulitan dan terjebak di posisi bawah klasemen dengan hanya 15 poin. Kinerja buruk ini memunculkan kekhawatiran akan masa depan tim dan strategi mereka di laga-laga mendatang.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Baru untuk Talenta Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: