Mata merah disertai belekan dapat menjadi indikasi adanya masalah pada kesehatan mata. Salah satu penyebab yang umum terjadi adalah konjungtivitis, yang bisa dialami oleh siapa saja.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat
Kondisi ini dipicu oleh beragam faktor seperti infeksi virus atau bakteri. Memahami gejala dan penanganan yang tepat sangat penting untuk menghindari komplikasi lebih lanjut.
Pengertian Konjungtivitis
Konjungtivitis adalah peradangan pada konjungtiva, yaitu lapisan tipis yang melapisi bagian depan mata dan bagian dalam kelopak mata. Berbagai faktor dapat menyebabkan kondisi ini, termasuk infeksi, alergi, dan iritasi dari bahan kimia.
Ada beberapa jenis konjungtivitis seperti konjungtivitis virus, bakteri, dan alergi. Meskipun gejala dapat bervariasi, mata merah dan gatal merupakan tanda yang umum ditemukan.
Infeksi virus adalah penyebab umum dari konjungtivitis, sering muncul bersamaan dengan gejala flu. Di sisi lain, konjungtivitis bakteri lebih sering terjadi pada anak-anak dan memiliki potensi penularan yang tinggi.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kecelakaan Maut Ojol
Gejala yang Perlu Diketahui
Mata merah dan pengeluaran cairan dari mata, atau belekan, adalah gejala utama konjungtivitis. Pada konjungtivitis bakteri, belekan bisa berwarna kuning atau hijau dan kental.
Selain itu, penderita juga sering merasakan gatal, perih, atau sensasi berpasir di mata. Kerap kali, mata menjadi lebih sensitif saat terpapar cahaya.
Berbeda dengan konjungtivitis virus yang dapat menunjukkan tanda-tanda seperti hidung meler dan demam. Mengenali perbedaan gejala ini sangat penting untuk penanganan yang tepat.
Langkah Perawatan dan Pencegahan
Mengetahui penyebab konjungtivitis adalah langkah awal yang krusial dalam perawatannya. Untuk konjungtivitis virus, pengobatan gejala seperti kompres hangat dan obat tetes mata biasanya bisa dianjurkan.
Di sisi lain, pengobatan konjungtivitis bakteri sering kali memerlukan antibiotik, yang harus digunakan sesuai dengan resep dokter untuk menghindari komplikasi.
Pencegahan konjungtivitis dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan tangan serta menghindari berbagi alat pribadi seperti handuk dan kosmetik. Menghindari mengucek mata juga disarankan, terutama di tempat yang berisiko tinggi terhadap bakteri.
Baca juga: Drama Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dan Pergerakan Tim Lain
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: