Kamis, 05 MARET 2026 • 11:26 WIB

Gurita, Calon Pemimpin Bumi di Masa Depan Setelah Manusia?

Author

Gurita, Calon Pemimpin Bumi di Masa Depan Setelah Manusia?

Sebuah studi terbaru dari University of Oxford menyatakan bahwa gurita memiliki potensi untuk menjadi penguasa Bumi jika manusia punah. Prof. Tim Coulson mengungkapkan bahwa primata tak bisa menjadi pengganti yang layak.

Baca juga: Korea Selatan U-23 Siap Tantang Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2026

Studi ini menyimpulkan bahwa primata, seperti kera dan monyet, menghadapi tantangan adaptasi lingkungan yang besar, sementara gurita memiliki keunikan yang menjadikannya kandidat kuat untuk peradaban mendatang.

Keterbatasan Primata sebagai Pengganti Manusia

Prof. Tim Coulson menjelaskan bahwa primata memiliki ketergantungan yang tinggi pada jaringan sosial untuk aktivitas berburu, perawatan, dan pertahanan. Keterbatasan ini menyulitkan mereka beradaptasi dengan perubahan lingkungan yang cepat.

Coulson juga menyoroti jumlah populasi primata yang sedikit serta tingkat reproduksi yang rendah sebagai hambatan utama untuk menggantikan manusia di berbagai ekosistem. Habitat yang terfragmentasi semakin mempersempit peluang mereka untuk berkembang.

“Kecerdasan dan kekuatan sosial primata tidak cukup untuk menjadikannya kandidat pengganti manusia,” tambah Coulson, menunjukkan bahwa kemampuan adaptasi mereka sangat terbatas.

Alternatif yang Mungkin: Burung dan Serangga

Burung dikenal luas karena kemampuan mereka beradaptasi di berbagai belahan dunia dan menjalin ikatan komunitas yang kuat. Namun, Coulson mengemukakan bahwa burung tidak memiliki kemampuan untuk membangun peradaban seperti yang dilakukan manusia.

Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Di sisi lain, serangga memiliki kemampuan unik dalam membangun struktur kompleks melalui kerja sama. Meskipun demikian, Coulson menekankan bahwa keahlian ini lebih berkaitan dengan genetika ketimbang kepintaran individual serangga.

Dengan demikian, meskipun burung dan serangga menunjukkan beberapa kemampuan menarik, kedua kelompok ini masih tidak memiliki potensi untuk menggantikan posisi manusia dalam membangun peradaban.

Gurita: Akomodasi dan Kecerdasan yang Penting

Coulson menunjukkan gurita sebagai kandidat utama pengganti manusia, dengan kemampuannya menyelesaikan masalah kompleks dan berkomunikasi melalui perubahan warna tubuh. Kemampuan ini membuat mereka sangat unik di dunia hewan.

“Ini menunjukkan bahwa dalam kondisi lingkungan yang tepat, mereka bisa berevolusi menjadi spesies pembangun peradaban setelah manusia punah,” kata Coulson, menunjukkan keyakinan terhadap potensi gurita.

Sistem saraf gurita yang unik memungkinkan lengan mereka bergerak secara independen, menambah kemampuan mereka untuk memanipulasi objek dan berkamuflase dengan efektif. Menurut studi yang dimuat dalam Nature Scientific Reports, gurita juga dapat menggunakan alat dan menavigasi lingkungan baru.

Coulson menjelaskan bahwa gurita bahkan dapat melarikan diri dari tangki mereka untuk menjelajahi lingkungan sekitar, menampilkan kecerdasan yang sangat mendetail.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengguncang Bursa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU