Jenderal Amir Hatami, Kepala Angkatan Darat Iran, dikabarkan tewas dalam serangan militer yang diluncurkan oleh Israel pada 28 Februari 2026. Hingga kini, otoritas Iran masih belum memberikan konfirmasi resmi mengenai berita tersebut.
Baca juga: Inovasi Dolby Vision 2: Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup
Sementara itu, Presiden Amerika Serikat mengungkapkan bahwa serangan ini adalah bagian dari 'operasi tempur besar-besaran' terhadap Iran, yang memicu ancaman dari pejabat-pejabat Iran akan adanya balasan.
Serangan Militer dan Dampaknya
Media Israel melaporkan bahwa serangan tersebut menargetkan beberapa lokasi strategis di Teheran. Suara ledakan terdengar dari seluruh ibu kota dan beberapa daerah lain di negara itu.
Banyak warga yang mengeluh tentang ketidakamanan, mengingat listrik dan komunikasi terputus di beberapa wilayah. Situasi ini semakin menambah ketegangan yang sudah ada di kawasan tersebut.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengguncang Bursa
Respon Internasional dan Ancaman dari Iran
Presiden AS, Donald Trump, menegaskan keterlibatan Amerika dalam operasi militer ini. Ia menyebut Iran berupaya mengembangkan kembali program nuklir yang dianggap menimbulkan ancaman bagi keamanan regional dan internasional.
Trump mengeluarkan peringatan kepada pasukan Garda Revolusi Islam Iran, mengatakan, 'Anda akan diperlakukan secara adil dengan kekebalan total atau Anda akan menghadapi kematian yang pasti.' Pernyataan ini menunjukkan betapa seriusnya situasi yang sedang berkembang.
Situasi di Iran Pasca Serangan
Beberapa pejabat Iran telah memperingatkan tentang pembalasan yang akan datang. Mereka menegaskan bahwa aksi negara tersebut akan 'menghancurkan' pihak-pihak yang terlibat dalam serangan ini.
Sampai saat ini, layanan komunikasi seperti sambungan seluler dan internet di Iran mengalami gangguan total. Hal ini menyulitkan warga untuk mengakses informasi terkini, sementara laporan menyebutkan serangan rudal mengarah ke kota besar seperti Teheran dan Isfahan.
Baca juga: Transformasi Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy dengan Trik Sederhana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: