Sabtu, 28 FEBRUARI 2026 • 15:22 WIB

Segera Hadir: Gerhana Bulan Total Maret 2026 dan Detail Penampilannya

Author

Segera Hadir: Gerhana Bulan Total Maret 2026 dan Detail Penampilannya

Fenomena Gerhana Bulan Total akan berlangsung pada 3 Maret 2026, dengan puncak yang dapat dilihat di seluruh Indonesia pada pukul 18.34 WIB.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Masyarakat bisa melihat gerhana ini secara langsung atau melalui siaran langsung yang disediakan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Jadwal Lengkap Gerhana Bulan Total

Berdasarkan almanak BMKG, jadwal lengkap tahap-tahap gerhana Bulan Total adalah sebagai berikut: Gerhana Penumbra mulai (P1) pada pukul 15.44 WIB, Gerhana Sebagian mulai (U1) pada pukul 16.50 WIB, dan Gerhana Total mulai (U2) pada pukul 18.04 WIB.

Puncak gerhana tercatat pada pukul 18.34 WIB, diikuti oleh berakhirnya Gerhana Total pada pukul 19.02 WIB, dengan Gerhana Sebagian berakhir (U4) pada pukul 20.17 WIB, dan terakhir Gerhana Penumbra berakhir (P4) pada pukul 21.22 WIB.

Seluruh fase ini dapat diamati dengan jelas di Indonesia, memberikan kesempatan bagi banyak orang untuk menyaksikan keindahan fenomena langit ini.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengguncang Bursa

Fenomena Gerhana Bulan dan Peristiwanya

Gerhana Bulan terjadi ketika cahaya Matahari yang menuju ke Bulan terhalang oleh Bumi, dan hanya dapat terjadi saat fase purnama ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus.

Selama gerhana Bulan total, seluruh permukaan Bulan akan masuk ke dalam bayangan inti atau umbra Bumi, sehingga akan tampak berwarna kemerahan, fenomena ini sering disebut sebagai 'Blood Moon'.

Momen ini menarik perhatian banyak pengamat astronomi dan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang gemar mengamati langit.

Akses dan Penyajian Informasi Gerhana

Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan Gerhana Bulan Total, informasi dapat diakses melalui laman resmi BMKG di https://gerhana.bmkg.go.id/.

BMKG juga akan menyediakan siaran langsung untuk menjangkau lebih banyak pengamat dari berbagai wilayah, menjadikannya lebih mudah bagi semua untuk menikmati fenomena ini.

Informasi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai peristiwa astronomi, sehingga dapat dipahami dan diapresiasi dengan lebih baik.

Baca juga: Transfer Kiper Baru Jadi Sorotan Manchester United dan Manchester City

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU