Sabtu, 28 FEBRUARI 2026 • 14:23 WIB

PAN Tegaskan Dukungan untuk Program Makan Bergizi, Meski Ada Larangan dari PDIP

Author

PAN Tegaskan Dukungan untuk Program Makan Bergizi, Meski Ada Larangan dari PDIP

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi menegaskan dukungan partainya terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Anggota Mulai 2025, Ini Tuntutan Masyarakat

Dukungan ini muncul di tengah larangan dari PDIP, yang menginstruksikan kadernya untuk tidak memanfaatkan program tersebut untuk kepentingan pribadi.

Sikap PAN terhadap Program Makan Bergizi Gratis

Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, menjelaskan bahwa program MBG berperan penting dalam merealisasikan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Menurutnya, MBG bukan sekadar bantuan, tetapi juga suatu investasi untuk masa depan bangsa.

"MBG adalah investasi bangsa dalam membangun peradaban Indonesia melalui strategi pembangunan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi rakyat," tuturnya.

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, juga meminta semua anggota untuk mendukung pelaksanaan program ini. Viva menekankan perlunya keterlibatan tenaga profesional dan pengusaha lokal dalam pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Langkah tersebut diharapkan dapat mewujudkan ekosistem yang saling menguntungkan antara penyedia pangan lokal dan program MBG, sehingga ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi daerah dapat meningkat.

Pandangan Waketum PAN Mengenai Pelaksanaan MBG

Wakil Ketua Umum lainnya, Saleh Daulay, juga menekankan komitmen PAN untuk mendukung program-program yang diusung oleh Prabowo Subianto. Dia meminta kader dan simpatisan PAN untuk bekerja sama demi kesuksesan pelaksanaan MBG.

Baca juga: Penjarahan di Rumah Politisi NasDem: Polisi Semakin Intensif Melakukan Penyelidikan

Saleh mengatakan bahwa jika terdapat kendala dalam pelaksanaan program, hal itu harus segera dilaporkan kepada Badan Gizi Nasional (BGN). Tujuannya adalah untuk memperbaiki dan menyempurnakan pelayanan MBG kepada masyarakat.

Ia menegaskan pentingnya evaluasi berkelanjutan agar program MBG dapat berjalan lebih baik. "Kita harapkan dalam beberapa bulan ke depan pelayanan makan bergizi gratis ini sudah semakin baik dan menjangkau seluruh penerima manfaat," katanya.

Saleh juga mengingatkan bahwa meskipun ada kekurangan, ini bukan alasan untuk tidak memperbaiki program yang ada.

Reaksi PDIP dan Implikasi Kebijakan

PDIP sebelumnya mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang menginstruksikan semua kader untuk tidak memanfaatkan program MBG untuk kepentingan pribadi. Dalam surat yang ditandatangani oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, dan Ketua DPP, Komarudin Watubun, terdapat ancaman tindakan tegas bagi kader yang melanggar.

PDIP juga menegaskan bahwa program ini dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), termasuk realokasi anggaran pendidikan. Mereka menyatakan bahwa anggaran pendidikan harus digunakan untuk kepentingan nasional.

Saleh Daulay menyampaikan bahwa partainya menghargai sikap politik PDIP sebagai bagian dari implementasi demokrasi. Dia berharap perbedaan pendapat ini tidak mengabaikan peran PDIP dalam mendukung pelaksanaan program MBG.

"Kita harapkan PDI Perjuangan akan ikut mengawal pelaksanaan program MBG ini di masyarakat untuk menyuarakan kekurangan yang ada," ujarnya.

Baca juga: Transfer Kiper Baru Jadi Sorotan Manchester United dan Manchester City

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU