Lionel Messi mengonfirmasi bahwa dirinya tidak akan kembali ke Barcelona meskipun pemilihan presiden klub semakin dekat. Pernyataan ini dikeluarkannya menjelang pemilihan yang dijadwalkan pada bulan Maret mendatang.
Baca juga: Status Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan
Perwakilan Messi telah menegaskan bahwa pemain tersebut tidak ingin berpartisipasi dalam pemilihan itu dan menutup kemungkinan untuk kembali ke Camp Nou. Walau begitu, Messi tetap memandang Barcelona sebagai klub yang sangat berarti baginya.
Pemilihan Presiden Barcelona dan Kontroversi Messi
Pemilihan presiden Barcelona yang dijadwalkan pada bulan Maret melibatkan dua kandidat utama, Joan Laporta dan Víctor Font. Kedua nama ini secara terbuka menyebut Messi dalam konteks masa depan klub dan keinginan untuk mengundangnya kembali.
Meskipun demikian, Messi menegaskan bahwa tidak ada niatan untuk kembali ke Barcelona sebagai pemain. Laporta dan Font menunjukkan ketertarikan yang kuat untuk berkolaborasi dengan sang legenda, namun Messi telah mengunci keputusan ini.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Keputusan Messi Terkait Kembali ke Camp Nou
Dilansir dari RadioCAT, perwakilan Messi mengonfirmasi bahwa saat ini dirinya tidak ingin terlibat dalam pemilihan presiden. 'Messi telah menutup pintu untuk kembali ke Camp Nou,' ungkap sumber tersebut, menegaskan keputusannya.
Meskipun ada kemungkinan di masa depan jika diberi tawaran posisi lain, Messi saat ini berkomitmen untuk fokus pada kariernya di Inter Miami setelah meninggalkan PSG. Prihatin terhadap kondisi Barcelona, Messi tetap menjaga jarak dari spekulasi.
Kenangan Messi Bersama Barcelona
Messi meninggalkan Barcelona pada tahun 2021 di tengah krisis keuangan klub yang menyebabkan perpisahan yang tidak nyaman. Setelah menyelesaikan masa baktinya, ia bergabung dengan Paris Saint-Germain dan kemudian pindah ke Inter Miami pada tahun 2023.
Meskipun perjalanan kariernya berlanjut di klub lain, nostalgia terhadap Barcelona tetap melekat dalam diri Messi. Klub itu tetap menjadi bagian penting dari sejarah hidup dan kariernya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: