Dua orang kehilangan nyawa akibat insiden ledakan petasan di Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Selain itu, lima orang lainnya mengalami luka-luka serius dan sedang dirawat di rumah sakit.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat
Kepolisian setempat mengkonfirmasi bahwa salah satu korban, remaja berusia 15 tahun bernama Abdurrahman, meninggal setelah mendapatkan perawatan medis di RSUD dr. Soebandi Jember.
Insiden dan Korban
Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, menyatakan bahwa Abdurrahman meninggal setelah dirawat di rumah sakit. Ia mengatakan, 'Hari ini kami mendapatkan laporan bahwa satu korban ledakan petasan meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit di Jember,' seperti yang dilansir dari Antara.
Petasan yang meledak juga menyebabkan kerusakan rumah milik Ibu Kulsum (60) dan membuat tujuh orang lain mengalami cedera. Selain Abdurrahman, Supriyadi (50) juga dilaporkan meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Lima: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Detail Kejadian dan Penanganan
Ledakan tersebut mengundang respons cepat dari tim medis dan kepolisian setempat. Setelah kejadian, lima orang lainnya yaitu Samsul (22), Riko (25), Faiz (20), Fino (25), serta Ibu Kulsum, segera mendapat perawatan di RSUD Asembagus.
Abdurrahman dilaporkan mengalami luka bakar yang parah, mencapai 90 persen, dan tidak dapat bertahan meskipun telah mendapatkan perawatan intensif. Kondisi menyedihkan ini menggambarkan betapa berbahayanya penggunaan petasan tanpa pengawasan yang memadai.
Dampak dan Respons Komunitas
Kejadian ini tidak hanya menghadirkan kerugian fisik tetapi juga trauma psikologis bagi warga sekitar. Kini, masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap bahaya yang ditimbulkan oleh penggunaan petasan.
Pihak kepolisian juga merencanakan penyelidikan lebih lanjut atas praktik penggunaan petasan ilegal yang terjadi di masyarakat. Ini merupakan langkah penting untuk mencegah insiden tragis serupa di masa depan.
Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan di Layanan Gmail
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: