Penyerang Galatasaray, Victor Osimhen, berharap timnya tidak bertemu Liverpool di babak 16 besar Liga Champions yang akan datang.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Galatasaray berhasil melaju setelah menyingkirkan Juventus dengan agregat 7-5 di babak playoff.
Galatasaray Melaju Ke 16 Besar
Galatasaray memastikan langkah ke babak 16 besar Liga Champions setelah mengalahkan Juventus dalam pertandingan ketat di Allianz Stadium. Pertandingan leg kedua berakhir dengan skor agregat 7-5 setelah melewati waktu tambahan.
Keberhasilan ini menandakan kekuatan Galatasaray, terutama melawan Juventus, yang dikenal sebagai salah satu tim kuat di Eropa. Penampilan solid Galatasaray di leg kedua menjadi sumber kebanggaan bagi para pendukungnya.
Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Lokataru: Komnas HAM dan DPR Suarakan Kepedulian
Kekhawatiran Osimhen Terhadap Liverpool
Victor Osimhen menyatakan jika Galatasaray kembali harus melawan Liverpool, hal itu akan terasa seperti balas dendam. "Jujur saja, ketemu Liverpool sekarang akan jadi seperti balas dendam," ungkapnya kepada CBS Sport.
Meskipun ia mengaku siap menghadapi tim mana pun, Osimhen tetap berharap timnya dapat menghindari Liverpool di undian mendatang. "Saya ingin menghindari Liverpool, tapi kalau mereka datang, ya, kami akan menyingkirkannya," tambahnya.
Pengalaman Pertemuan Sebelumnya
Galatasaray dan Liverpool sebelumnya pernah berhadapan di fase grup Liga Champions, di mana Galatasaray keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0. Pertandingan itu berlangsung di Rams Park, Istanbul, pada bulan September lalu.
Osimhen menyadari tantangan besar yang ada jika timnya kembali berhadapan dengan Liverpool, terutama jika bertanding di Anfield. "Kami sudah ketemu Liverpool tapi kami belum main di Anfield. Ini akan jadi pertandingan yang luar biasa," ujarnya.
Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: