Selasa, 24 FEBRUARI 2026 • 19:52 WIB

Mengulik Hubungan Antara Puasa dan Kesehatan Jantung

Author

Mengulik Hubungan Antara Puasa dan Kesehatan Jantung

Berpuasa tak sekadar menahan lapar, melainkan juga berpotensi memberikan dampak positif bagi kesehatan jantung. Banyak penelitian menunjukkan bahwa puasa dapat membantu menjaga kesehatan kardiovaskular kita.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat

Saat bulan Ramadan, pola makan dan kebiasaan kita berubah signifikan. Memahami bagaimana puasa mempengaruhi jantung dapat memperkaya pengalaman ibadah kita.

Manfaat Puasa untuk Kesehatan Jantung

Puasa diketahui dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah, yang merupakan faktor utama risiko penyakit jantung. Penelitian menunjukkan penurunan kadar LDL atau kolesterol jahat selama bulan Ramadan.

Sebuah penelitian oleh Universitas Kebangsaan Malaysia membuktikan bahwa puasa intermiten dapat berkontribusi pada pengendalian tekanan darah. Dengan pola makan teratur saat sahur dan berbuka, kita dapat mengelola tekanan darah dengan lebih baik.

Di samping itu, puasa juga bermanfaat bagi mereka yang mengalami kelebihan berat badan. Dengan menurunkan berat badan, kita bisa mengurangi risiko masalah jantung yang diakibatkan oleh obesitas.

Baca juga: Kunto Aji : Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Diterima Seutuhnya

Risiko yang Harus Diperhatikan

Meskipun puasa memiliki banyak manfaat, ada risiko yang turut mengintai jika tidak dikelola dengan baik. Salah satunya adalah dehidrasi selama jam puasa yang dapat memicu masalah kesehatan jantung, khususnya bagi mereka dengan riwayat penyakit jantung.

Penting juga untuk menghindari makanan tinggi garam saat berbuka. Garam berlebih dapat meningkatkan tekanan darah dan memberi beban tambahan pada jantung.

Penderita diabetes juga perlu memperhatikan perubahan pola makan selama puasa. Mengabaikan kadar gula darah dapat menjadi ancaman serius bagi kesehatan jantung.

Tips Sehat Berpuasa untuk Jantung

Salah satu hal terpenting adalah menjaga asupan cairan saat sahur dan berbuka. Memastikan tubuh terhidrasi dengan baik sangat penting untuk kesehatan jantung.

Pilihlah menu sahur dan berbuka yang seimbang untuk memenuhi kebutuhan gizi. Konsumsi sayur, buah, dan sumber protein sehat, sambil menghindari makanan berlemak dan manis.

Selain itu, melakukan aktivitas fisik ringan setelah berbuka juga cukup bermanfaat. Dengan tidak berlama-lama duduk setelah makan, kita bisa mendukung sirkulasi darah yang lebih baik.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengguncang Bursa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU