Gonore, atau kencing nanah, merupakan infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Kondisi ini dapat menyerang berbagai bagian tubuh, seperti saluran kemih dan tenggorokan.
Baca juga: Drama Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dan Pergerakan Tim Lain
Gejala gonore sering kali tidak terlihat, tetapi ketika muncul, bisa membuat penderitanya merasa tidak nyaman. Oleh karena itu, penting untuk mengenal gejala, penyebab, dan cara penanganan yang efektif.
Gejala Gonore
Gejala gonore dapat bervariasi tergantung pada lokasi infeksi dalam tubuh. Pada pria, gejala yang umum meliputi nyeri saat berkemih dan keluarnya nanah dari penis.
Sebaliknya, gejala pada wanita sering kali lebih samar; mereka mungkin mengalami nyeri panggul atau meningkatnya frekuensi buang air kecil. Bahkan, ada kasus di mana wanita tidak menunjukkan gejala sama sekali, sehingga infeksi ini sering terdeteksi terlambat.
Jika infeksi terjadi di tenggorokan, penderitanya bisa mengalami sakit tenggorokan, yang biasanya diakibatkan oleh hubungan seksual oral dengan pasangan yang terinfeksi.
Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan
Penyebab dan Faktor Risiko
Penyebab utama gonore adalah infeksi oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae yang umumnya ditularkan melalui hubungan seksual tanpa pelindung. Seseorang yang berganti-ganti pasangan cenderung memiliki risiko lebih tinggi untuk terinfeksi.
Faktor risiko lain termasuk memiliki riwayat infeksi menular seksual sebelumnya, atau berada dalam kelompok dengan prevalensi tinggi infeksi ini. Selain itu, penggunaan narkoba suntik dengan berbagi jarum juga dapat mempercepat penyebarannya.
Oleh karena itu, edukasi tentang risiko dan pencegahan sangat penting untuk menghentikan penyebaran infeksi ini.
Cara Mengatasi dan Pencegahan
Pengobatan gonore biasanya dilakukan dengan pemberian antibiotik yang diresepkan oleh dokter. Penting untuk menyelesaikan seluruh pengobatan meskipun gejala mungkin sudah menghilang, untuk memastikan bakteri benar-benar teratasi.
Selain menjalani pengobatan, penderitanya juga perlu menghindari hubungan seksual sampai dinyatakan sembuh sepenuhnya. Langkah ini penting untuk mencegah penularan kepada pasangan potensial.
Pencegahan gonore bisa dilakukan dengan menggunakan kondom secara konsisten saat berhubungan seksual, menjadi cara paling efektif untuk mengurangi risiko terjadinya infeksi ini dan infeksi menular seksual lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: