Selasa, 24 FEBRUARI 2026 • 14:18 WIB

Penelitian Terbaru: Bulan Terus Menyusut dan Implikasinya untuk Misi ke Luar Angkasa

Author

Penelitian Terbaru: Bulan Terus Menyusut dan Implikasinya untuk Misi ke Luar Angkasa

Bulan mengalami penyusutan yang terus menerus, yang berpotensi memicu aktivitas gempa di permukaannya. Temuan ini bisa berdampak signifikan terhadap rencana eksplorasi Bulan di masa mendatang.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia

Informasi ini diperoleh dari studi yang baru diterbitkan dalam The Planetary Science Journal, di mana peneliti berhasil mengidentifikasi bukti aktivitas tektonik melalui pemetaan global.

Perbedaan Tektonik Bumi dan Bulan

Bumi dan Bulan sama-sama memiliki kekuatan tektonik, tetapi cara kerjanya berbeda. Kerak Bumi terbagi menjadi lempeng-lempeng yang saling bergerak dan berinteraksi, sedangkan Bulan memiliki kerak tunggal tanpa tektonik lempeng.

Karena itu, Bulan menghasilkan fitur permukaan seperti lobate scarps, yang terbentuk akibat kompresi kerak. Pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan bahwa aktivitas tektonik telah terjadi di Bulan selama satu miliar tahun.

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan

Pemicu Penyusutan dan Aktivitas Tektonik

Sebuah penelitian oleh Tom Watters pada tahun 2010 mencatat bahwa Bulan menunjukkan tanda-tanda penyusutan secara bertahap. Proses pendinginan bagian dalam Bulan menghasilkan gaya kompresi yang menyebabkan permukaan mengerut.

Selain itu, punggung laut kecil (SMRs) yang baru diidentifikasi menjadi evidence tambahan dari aktivitas tektonik Bulan. Tim peneliti berhasil menyusun peta sistematis SMRs, yang berguna dalam memahami lebih dalam aktivitas tektonik yang sedang berlangsung.

Implikasi untuk Misi Eksplorasi Masa Depan

Temuan tentang aktivitas tektonik di Bulan tentunya memiliki dampak besar pada misi eksplorasi di masa depan. Penelitian mengenai SMRs mengindikasikan bahwa gempa Bulan dapat terjadi di lokasi-lokasi di mana tebing-tebing ini ditemukan.

Dengan memperluas peta sumber gempa, ilmuwan mendapatkan wawasan baru tentang interior dan perilaku tektonik Bulan. Namun, astronaut harus tetap waspada terhadap risiko seismik saat menjelajahi permukaan Bulan.

Baca juga: Presiden Prabowo Berikan Penghargaan bagi Polisi Terluka dalam Aksi Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU