Lionel Messi berhasil lepas dari sanksi Major League Soccer (MLS) setelah insiden yang terjadi setelah pertandingannya melawan Los Angeles FC (LAFC). Insiden ini mencuat karena ada tuduhan bahwa Messi mencoba mendekati ruang ganti wasit, yang memicu banyak perdebatan di kalangan penggemar sepak bola.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Siap Tantang Alcaraz
Organisasi Wasit Profesional (Professional Referee Organization - PRO) mengonfirmasi bahwa Messi tidak melanggar aturan liga, merespons video yang beredar luas di media sosial mengenai situasi tersebut. Penjelasan ini penting untuk menjernihkan kesalahpahaman mengenai insiden ini.
Kronologi Insiden dan Tanggapan PRO
Insiden yang melibatkan Messi terjadi setelah kekalahan 0-3 Inter Miami dari LAFC pada 22 Februari 2026. Saat itu, video viral menunjukkan Messi bergerak menuju dalam area ofisial di LA Memorial Coliseum, dengan reaksi Luis Suarez yang menarik lengan Messi untuk menjauh.
Setelah diteliti, PRO menyatakan bahwa langkah Messi tidak menunjukkan pelanggaran terhadap aturan liga. 'Setelah berbicara dengan ofisial pertandingan, kami dapat memastikan Lionel Messi tidak memasuki ruang ganti ofisial,' jelas PRO dalam pernyataannya.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, WFH Dicatat
Perbandingan dengan Kasus Sebelumnya
Keputusan PRO ini mengingatkan pada kasus yang melibatkan pemain FC Cincinnati, Matt Miazga, yang dikenakan sanksi larangan bertanding selama tiga laga setelah memasuki ruang ganti wasit untuk memprotes keputusan. Kasus Miazga menunjukkan ketegasan MLS dalam menegakkan aturan.
Meskipun hukumannya akhirnya dipangkas menjadi dua pertandingan, situasi dalam kasus Messi berbeda. Tidak ada laporan dari ofisial yang menunjukkan bahwa Messi melakukan pelanggaran apa pun, yang menjadikan kasus ini unik.
Performa Messi dalam Pertandingan
Di pertandingan melawan LAFC tersebut, Messi tampil penuh selama 90 menit meski baru pulih dari masalah hamstring. Kiper LAFC, Hugo Lloris, melakukan sejumlah penyelamatan terhadap tembakan Messi, tetapi tim tuan rumah menunjukkan dominasi sepanjang laga.
Gol pertama LAFC dicetak oleh David Martinez pada menit ke-37 setelah Son Heung-min memanfaatkan kesalahan Rodrigo De Paul. Denis Bouanga menggandakan keunggulan LAFC sebelum Nathan Ordaz menutup skor di masa tambahan waktu.
Baca juga: Mengapa Finfluencer Menjadi Panduan Utama Keuangan di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: