Shayne Pattynama, pemain Persija Jakarta, mengungkapkan perbedaan antara Liga 1 Indonesia dengan liga-liga di Eropa dan Thailand. Melalui pengalamannya, ia menggarisbawahi tantangan dan kualitas yang ditawarkan oleh liga domestik ini.
Baca juga: Status Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan
Sejak bergabung pada Januari 2026, Shayne telah mengikuti tiga pertandingan dan merasakan langsung atmosfer persaingan yang ketat. Menurutnya, setiap laga memberikan tantangan berat yang menjadi bukti kualitas pemain di Liga 1.
Atmosfer Liga 1 Indonesia
Shayne Pattynama menegaskan bahwa Liga 1 sangat mengandalkan fisik pemain untuk bisa bersaing. Setiap pertandingan menghadirkan tantangan yang signifikan, di mana kualitas liga ini diakui dengan kehadiran banyak pemain berkualitas.
Ia mencatat bahwa tidak ada laga yang dapat dianggap mudah, dan setiap pertandingan menguji stamina dan daya juang para pemain. Di Liga 1, baik pemain lokal maupun asing memiliki peran penting dan patut diperhitungkan dalam kompetisi.
Shayne mengungkapkan, 'Pemain lokal Indonesia sangat bagus, begitu juga pemain asal Brasil dan negara lainnya. Saat pertama kali berbincang dengan Jordi (Amat), dia sudah bilang bahwa tidak mudah main di sini. Akan sangat menantang dan setiap laga terasa berat.'
Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Lokataru: Komnas HAM dan DPR Suarakan Kepedulian
Kegiatan di Bulan Ramadan
Di bulan Ramadan, Shayne berpartisipasi dalam acara kolaborasi di M Bloc Space bersama EA Sports untuk program ngabuburit. Acara berlangsung dari 19 Februari hingga 1 Maret 2026 dan menjadi wadah interaksi dengan penggemar.
Acara ini juga menawarkan hadiah nonton langsung Serie A untuk pemenang permainan yang diadakan, yang menambah daya tarik bagi para pengunjung dan penggemar.
Shayne menyatakan, 'Ini kolaborasi yang sangat bagus. Saya juga memainkan gimnya, FC Mobile, sangat menyenangkan. Senang rasanya menggelar acara seperti ini di bulan Ramadan untuk mengumpulkan orang-orang. Saya bangga menjadi bagian dari ini.'
Refleksi Pribadi sebagai Pemain
Shayne juga menceritakan pengalaman pribadinya terkait dunia permainan video. Ia merasa terkejut ketika melihat namanya dalam gim mobile yang ia mainkan, sesuatu yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.
'Saya bahkan tidak tahu berapa rating saya di gim. Sebelumnya saya kira tidak terlalu tinggi. Namun, rasanya luar biasa bisa ada di dalam gim dan melihat nama sendiri di sana,' ungkapnya.
Keragaman platform media yang kini mencakup semua bidang, termasuk video game, menunjukkan dampak positif serta integrasi pemain dalam budaya modern.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Lima: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: