Jumat, 20 FEBRUARI 2026 • 15:17 WIB

Mantan Pangeran Andrew Dilepaskan Usai Penangkapan Terkait Penyelidikan

Author

Mantan Pangeran Andrew Dilepaskan Usai Penangkapan Terkait Penyelidikan

Mantan Pangeran Andrew Mountbatten-Windsor telah dilepaskan setelah ditahan oleh Kepolisian Thames Valley di Inggris pada 19 Februari 2026, terkait penyelidikan dugaan pelanggaran jabatan. Penahanan ini berkaitan dengan dugaan pertukaran dokumen rahasia dengan Jeffrey Epstein, pelaku kejahatan seksual yang dikenal di Amerika Serikat.

Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap: Kontroversi Penghasutan dan Kebebasan Sipil

Kepolisian mengkonfirmasi bahwa meskipun Andrew sudah keluar dari kantor polisi Aylsham pada pukul 19.00 GMT, ia masih berada dalam status penyelidikan. Sebelumnya, rumahnya di Sandringham, Norfolk, juga digeledah oleh pihak berwenang sebelum penangkapan.

Detail Penahanan dan Penyidikan

Kepolisian Thames Valley mengeluarkan pernyataan menyatakan, 'Pria yang sempat ditahan itu kini telah dilepaskan [tapi masih] dalam penyelidikan.' Penyelidikan dimulai setelah adanya pengaduan terkait dugaan pelanggaran oleh mantan pangeran yang mengakses dan membagikan dokumen rahasia.

Asisten Kepala Kepolisian Thames Valley, Oliver Wright, menekankan pentingnya integritas selama proses ini. Ia mengatakan, 'Setelah peninjauan menyeluruh, sekarang kami telah membuka penyelidikan atas tuduhan pelanggaran jabatan publik.'

Dengan meningkatnya perhatian publik atas kasus ini, kepolisian berjanji akan memberikan informasi terbaru saat proses penyelidikan berlangsung. Dalam pernyataannya, mereka mengakui, 'Kami memahami atensi publik yang signifikan dalam kasus ini.'

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Lima: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Reaksi Keluarga Kerajaan

Andrew, yang kehilangan gelar kerajaannya pada tahun lalu, menyangkal semua tuduhan terhadapnya. Ia menyatakan tidak terlibat dalam pelanggaran terkait Jeffrey Epstein dan enggan berkomentar lebih lanjut mengenai tuduhan yang ada.

Raja Charles III juga memberikan pernyataan mengenai situasi ini, menyatakan, 'Saya menerima kabar dengan keprihatinan mendalam mengenai Andrew Mountbatten-Windsor serta kecurigaan adanya pelanggaran saat memangku jabatan publik.'

Dalam pernyataannya, Raja Charles menekankan pentingnya proses hukum, dengan mengatakan, 'Hukum harus berjalan sebagaimana mestinya. Seiring berjalannya proses ini, tidak tepat bagi saya untuk memberikan komentar lebih lanjut.'

Pandangan Publik dan Tanggapan Pejabat

Reaksi penahanan Andrew juga datang dari berbagai kalangan, termasuk pejabat pemerintah. Wakil Perdana Menteri David Lammy menyatakan, 'Tidak ada seorang pun di negara ini yang berada di atas hukum.'

Ia juga menekankan bahwa dokumen tersebut kini sedang dalam penyelidikan polisi, yang harus berlangsung sebagaimana mestinya. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah terhadap prinsip keadilan, walaupun situasi ini menarik perhatian besar dari masyarakat.

Kepolisian Thames Valley pun menyoroti pentingnya menjaga objektivitas dalam penyelidikan, terutama setelah munculnya spekulasi dan opini di kalangan masyarakat mengenai status dan reputasi mantan pangeran tersebut.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengguncang Bursa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU