Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 21:21 WIB

Mengungkap Sumber Kekayaan Jeffrey Epstein yang Kontroversial

Author

Mengungkap Sumber Kekayaan Jeffrey Epstein yang Kontroversial

Kekayaan Jeffrey Epstein yang misterius terus menarik perhatian, terutama setelah munculnya berbagai kontroversi. Dari seorang guru yang dipecat, ia berhasil menciptakan kerajaan finansial yang penuh teka-teki.

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, WFH Dicatat

Melalui jejaring luas dan keahliannya, Epstein menembus dunia keuangan elit, namun banyak pertanyaan mengenai lokasi dan keabsahan kekayaannya yang belum terjawab.

Dari Guru Menjadi Pemain Finansial

Jeffrey Epstein memulai hidupnya dari latar belakang sederhana sebagai guru matematika dan fisika di Coney Island, New York. Kariernya mulai menanjak setelah ia mendapatkan pekerjaan di bank investasi Bear Stearns di tahun 1970-an.

Keberhasilannya di Bear Stearns membantunya menjalin jaringan dalam dunia finansial tingkat tinggi. Dalam waktu singkat, pada tahun 1980, ia menjadi mitra terbatas, menandakan langkah awal karir yang penuh kontroversi.

Setelah meninggalkan Bear Stearns pada tahun 1985, namanya tak lagi terdengar meski perannya di kalangan pelaku bisnis tetap menjadi bahan pembicaraan. Media menilai Epstein sebagai sosok dengan jejak yang sulit ditelusuri, menciptakan kesan misteri di antara kalangan Wall Street.

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan

Jalinan Hubungan dan Praktik Keuangannya

Selama berkarir, Epstein menjalin hubungan dengan tokoh-tokoh berpengaruh, termasuk Les Wexner, pendiri Victoria's Secret. Sejak tahun 1980-an, ia dipercaya sebagai penasihat keuangan pribadi dan mengelola aset besar miliknya.

Dampak dari keterlibatan ini cukup signifikan bagi reputasi Epstein di dunia keuangan. Namun, laporan menyebutkan bahwa Epstein terlibat dalam penyalahgunaan dana Wexner, yang memicu masalah kepercayaan antara keduanya.

Ada indikasi bahwa Epstein telah mengambil ratusan juta dolar dari Wexner, termasuk menjual aset dengan harga rendah yang tidak biasa. Tindakan ini menambah lapisan misteri pada sumber kekayaannya yang selama ini dipertanyakan.

Penyelidikan Lanjutan Setelah Penangkapan

Setelah penangkapannya pada Juli 2019 dan kematiannya di penjara pada Agustus, penyelidikan terkait kekayaannya masih berlanjut. Dokumen wasiatnya mencatat harta senilai 577 juta dolar AS, termasuk tunai dan real estat di berbagai lokasi.

Namun, biaya hukum yang tinggi serta penyelesaian kasus mulai menggerus nilai warisannya. Investigasi oleh The New York Times mengungkap fakta bahwa Epstein tidak hanya seorang jenius keuangan, melainkan juga manipulator yang berani mempertaruhkan tindakan ilegal demi mencapai kekayaan.

Masyarakat dan pihak berwenang kini berusaha menelusuri jejak keuangan Epstein. Praktik serta langkah-langkah yang diambilnya untuk membangun kekayaannya semakin mengejutkan dan menggugah perhatian publik.

Baca juga: Transfer Kiper Baru Jadi Sorotan Manchester United dan Manchester City

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU