Seekor monyet makaka Jepang bernama Punch menarik perhatian setelah menunjukkan hubungan emosionalnya yang erat dengan boneka orangutan. Monyet muda ini ditolak oleh induknya sehingga diadopsi oleh penjaga kebun binatang.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kecelakaan Maut Ojol
Kehidupan Punch di kebun binatang Ichikawa, Chiba, menjadi lebih bermakna berkat ikatan yang ia ciptakan dengan boneka, menggantikan kasih sayang yang seharusnya didapat dari induknya.
Awal Kehidupan Punch
Kisah Punch dimulai pada 26 Juli 2025, saat ia lahir dalam kondisi yang tidak ideal. Induknya mengalami kelelahan dan tidak mampu merawatnya, sehingga dua penjaga kebun binatang, Kosuke Shikano dan Shumpei Miyakoshi, mengambil tanggung jawab untuk merawat Punch.
Shikano menjelaskan bahwa penolakan induk terhadap anaknya adalah hal yang bisa terjadi. Ia menyebut, 'Beban kelahiran pertamanya mungkin menjadi faktor yang menyebabkan induk monyet tidak dapat mengasuh bayinya.'
Setelah disapih dari kelompoknya, Punch dirawat secara intensif, dengan susu yang diberikan langsung dari tangan untuk mencukupi kebutuhan nutrisinya.
Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Lokataru: Komnas HAM dan DPR Suarakan Kepedulian
Ikatan dengan Boneka
Biasanya, bayi monyet akan mencari kenyamanan dengan induknya, namun Punch tidak memiliki kesempatan tersebut. Para penjaga kebun binatang pun mencari cara untuk memberinya kenyamanan, hingga menemukan boneka orangutan yang kini menjadi teman akrab Punch.
Shikano mengungkapkan, 'Bulu boneka itu memudahkan untuk dipegang dan penampilannya juga mirip dengan monyet yang kemungkinan memberikan rasa aman.' Setelah para penjaga pergi, Punch kerap terlihat meringkuk bersama boneka tersebut.
Kepala divisi kebun binatang, Takashi Yasunaga, mencatat bahwa perhatian publik terhadap Punch cukup besar. 'Rasanya jumlah pengunjung jelas meningkat dibandingkan tahun-tahun biasanya,' ujarnya.
Perkembangan Punch
Saat ini, Punch telah tumbuh menjadi monyet seberat sekitar 2 kilogram, meskipun ia masih perlu bergantung pada penjaga kebun binatang untuk makanannya. Ia sering menghabiskan waktu sendirian atau berinteraksi dengan para penjaga.
Miyakoshi, salah satu penjaga, mengamati perkembangan Punch yang semakin aktif. Ia mengatakan, 'Dia aktif berinteraksi dengan monyet-monyet lain, dan saya bisa merasakan dia semakin dewasa.'
Ketika Punch bermain dengan boneka, kerumunan besar berkumpul untuk menyaksikan dan mengabadikan momen tersebut. Shikano menambahkan, 'Dia memiliki mental yang kuat,' menunjukkan karakter tangguh yang dimiliki oleh Punch.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Lima: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: