Senin, 16 FEBRUARI 2026 • 21:05 WIB

Keputusan Mengejutkan: Kartu Merah Gift Orban dalam Laga Parma vs Hellas Verona

Author

Keputusan Mengejutkan: Kartu Merah Gift Orban dalam Laga Parma vs Hellas Verona

Sebuah insiden mengejutkan terjadi di laga Serie A antara Parma dan Hellas Verona, di mana kartu merah diberikan kepada pemain hanya karena protes terhadap keputusan wasit.

Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Lokataru: Komnas HAM dan DPR Suarakan Kepedulian

Kejadian ini berlangsung pada hari Minggu (15/2) di Stadion Ennio Tardini, memicu diskusi hangat tentang kepemimpinan wasit dalam pertandingan sepak bola.

Detik-Detik Kontroversial di Stadion Ennio Tardini

Pertandingan antara Parma dan Hellas Verona berlangsung dalam suasana yang tegang ketika pada menit ke-11, wasit Luca Pairetto memberikan kartu merah kepada penyerang Verona, Gift Orban.

Sebelumnya, Parma telah unggul 1-0 melalui gol yang dicetak oleh Adrian Bernabe pada menit ke-4, yang membuat tekanan semakin besar bagi tim Verona.

Insiden ini bermula dari duel antara Orban dan pemain Parma, Lautaro Valenti, yang dinilai tidak melanggar. Namun, peluit wasit berbunyi dan menganggap Orban melanggar, memicu protes dari pemain tersebut.

Baca juga: Menggali Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari

Bingungnya Reaksi Pemain dan Tim

Protes dari Orban diinterpretasikan berada dalam batas wajar, tanpa kata-kata kasar yang ditujukan kepada wasit. Meskipun demikian, gestur keheranan Orban berperan besar dalam keputusan yang mengejutkan tersebut.

Pemain Verona tampak kebingungan dan segera mendekati wasit untuk meminta klarifikasi. Namun, keputusan wasit tidak berubah dan Orban pun dipaksa meninggalkan lapangan.

Akibatnya, Verona harus bermain dengan sepuluh orang, membuat mereka kesulitan untuk bersaing dengan Parma yang memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.

Kartu Merah dalam Konteks Serie A

Kasus kartu merah Orban bukanlah yang pertama di Serie A, sebelumnya juga terjadi insiden serupa saat Inter Milan berhadapan dengan Juventus. Dalam insiden tersebut, Pierre Kalulu menerima kartu kuning kedua karena pelanggaran yang dianggap ringan.

Pertandingan tersebut berujung dengan kekalahan Juventus 2-3, menambah kontroversi terkait keputusan wasit di liga sepak bola Italia.

Keputusan kontroversial seperti ini mencerminkan tantangan besar dalam pengelolaan permainan, dan telah menarik perhatian para analis dan penggemar terhadap kualitas wasit di liga tertinggi Italia.

Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online: Menuju Jalur Pidana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU