Dua varian Nestlé Milo Snack Bar ditarik dari pasaran di Singapura setelah ditemukan potensi serpihan karet dalam produk tersebut.
Baca juga: Status Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan
Badan Pangan Singapura (SFA) mengambil langkah proaktif demi memastikan keamanan konsumen dengan penarikan ini.
Detail Penarikan Produk
Penarikan ini mencakup dua produk Milo Snack Bar yang dibuat di Australia, yaitu Nestlé Milo Snack Bar (Original) dan Nestlé Milo Snack Bar (Dipped).
Kedua produk tersebut memiliki tanggal kedaluwarsa pada 31 Agustus 2026, dan penarikan ini masih dalam proses.
SFA mengonfirmasi bahwa penarikan dilakukan setelah adanya laporan dari Nestlé Singapura yang bersifat sukarela.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia
Imbauan untuk Konsumen
SFA mengingatkan konsumen yang membeli produk dengan nomor batch tertentu untuk tidak mengonsumsinya demi menjaga kesehatan.
Dalam pernyataan resminya, SFA menegaskan, 'Konsumen yang sudah mengonsumsi dan memiliki kekhawatiran terhadap kondisi kesehatannya disarankan untuk segera mencari nasihat medis.'
Konsumen juga diminta untuk menghubungi tempat pembelian masing-masing guna mendapatkan informasi lebih lanjut atau proses pengembalian produk.
Regulasi dan Keamanan Pangan
Sesuai dengan Sale of Food Act, memastikan bahwa produk yang dipasarkan aman untuk dikonsumsi adalah kewajiban yang harus dipenuhi.
Penarikan ini merupakan langkah preventif untuk menjaga keamanan pangan di pasar, dengan SFA berkomitmen melindungi konsumen dari kemungkinan risiko.
Insiden ini pun menjadi pengingat bagi konsumen untuk lebih berhati-hati terhadap produk yang mereka pilih.
Baca juga: Presiden Prabowo Berikan Penghargaan bagi Polisi Terluka dalam Aksi Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: