Seorang pelajar berinisial ZAA ditemukan tewas di kawasan bekas wisata Kampung Gajah, Bandung Barat. Korban dilaporkan hilang oleh keluarganya setelah tidak bersekolah selama beberapa hari.
Baca juga: Status Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan
Pihak sekolah dan keluarga telah berusaha mencarinya, namun upaya itu berlangsung sia-sia hingga berita penemuan jasadnya muncul di media sosial.
Laporan Kehilangan Korban
ZAA terakhir kali terlihat di sekolah pada 9 Februari 2026. Keluarganya mengaku tidak mengetahui keberadaan ZAA saat izin tidak masuk karena alasan menginap di rumah teman.
Selanjutnya, ZAA tidak menyambangi sekolah sejak tanggal 10 Februari, yang memicu kekhawatiran di kalangan keluarganya. Pada 11 Februari, pihak keluarga dan sekolah mencoba mencari ZAA, namun tidak menemukan langkah maju hingga berita penemuan jasadnya tersebar.
Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Kondisi dan Analisis Kasus
Setelah penemuan jenazah, jenazah ZAA masih tertahan untuk menunggu proses otopsi sebelum dipulangkan. Kepala Sekolah, Titin Suprihatin, menambahkan bahwa kemungkinan ZAA akan dimakamkan di Garut setelah proses tersebut.
Dikenal sebagai anak yang mengalami banyak kehilangan, kematian ZAA meninggalkan duka mendalam di kalangan keluarga dan rekan sesekolah. Sebelum meninggal, korban baru saja kehilangan ibunya dan ayahnya dalam keadaan sakit.
Kontroversi di Media Sosial
Kejadian penemuan jenazah oleh seorang konten kreator saat siaran langsung di TikTok menambah dimension pada cerita ini. Saksi tersebut menemukan jasad ZAA di area wisata yang terbengkalai ketika membuat konten horor.
Penemuan ini memicu berbagai spekulasi di media sosial terkait keamanan di kawasan itu. Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, merasa perlu untuk menyelidiki lebih jauh mengenai kondisi lokasi penemuan dan meminta masyarakat tidak terpengaruh oleh hoaks.
Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Selama Hampir 7 Jam Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: